Timwas DPR Ingatkan Mitigasi Risiko Armuzna, Petugas Diminta Maksimalkan Pendampingan Jemaah
SinPo.id - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, M. Nasir Djamil, mengingatkan pemerintah dan seluruh petugas haji Indonesia agar memperkuat mitigasi risiko menjelang fase krusial ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Menurutnya, fase ini melibatkan perpindahan jutaan jemaah dalam waktu hampir bersamaan sehingga berpotensi menimbulkan persoalan serius di lapangan.
Nasir menegaskan pengalaman tahun lalu harus menjadi evaluasi menyeluruh, terutama terkait banyaknya jemaah lanjut usia yang terlantar usai mabit di Muzdalifah. “Tahun lalu banyak jemaah lansia yang terdampar setelah mabit di Muzdalifah. Sampai waktu zuhur mereka belum menemukan pemondokan di Mina, sementara mereka juga harus mengejar waktu lempar jumrah,” ujarnya.
Peran Petugas Kloter dan Rombongan
Politisi Fraksi PKS ini menekankan pentingnya peran petugas kloter, ketua rombongan, dan ketua regu dalam memastikan jemaah tetap tenang dan terarah. Ia menilai lemahnya pengendalian lapangan dan koordinasi petugas menjadi salah satu penyebab kepanikan jemaah.
Evaluasi Skema Murur dan Tanazul
Nasir juga menyoroti pelaksanaan skema murur dan tanazul yang kerap tidak berjalan sesuai rencana akibat kondisi lalu lintas dan keterlambatan armada bus. “Masalahnya di lapangan tidak selalu sesuai dengan skenario. Ada bus yang tidak bisa berhenti karena macet dan waktunya sudah tidak memungkinkan,” jelasnya.
Antisipasi Situasi Rawat di Muzdalifah
Menurut Nasir, fase perpindahan dari Arafah menuju Muzdalifah menjadi titik paling rawan karena seluruh jemaah bergerak hampir bersamaan. Ia meminta Kementerian Haji dan seluruh petugas daerah memanfaatkan sisa waktu untuk memperkuat simulasi, komunikasi, dan pengendalian lapangan.
“Masih ada waktu bagi Kemenhaj dan seluruh petugas haji agar hal-hal yang mengurangi bobot ibadah jamaah haji dapat ditiadakan atau diminimalisir,” tegasnya.
Dukungan DPR dan Pemerintah
Rapat Timwas Haji DPR RI di Makkah dipimpin oleh Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI, bersama sejumlah pimpinan Komisi VIII. Dari unsur pemerintah hadir Menko PMK Muhaimin Iskandar, Wamen Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, serta Menteri Haji dan Umrah Muhammad Irfan Yusuf.
Cucun menambahkan bahwa seluruh persiapan haji sejauh ini berjalan baik, namun dinamika di lapangan tetap harus diantisipasi. “Mudah-mudahan semua jamaah haji bisa selamat, ibadahnya diterima, dan pulang ke Tanah Air dengan sehat,” ujarnya.

