Unai Emery Tegaskan Bukan 'Raja' Liga Europa, Fokus Bawa Aston Villa Raih Trofi
SinPo.id - Manajer Aston Villa, Unai Emery, menegaskan dirinya bukanlah “raja” Liga Europa meski berpeluang meraih gelar kelima saat timnya menghadapi Freiburg di final yang digelar di Besiktas Park, Istanbul, Rabu 20 Mei 2026 waktu setempat.
Emery dikenal sebagai spesialis Liga Europa setelah menjuarai kompetisi ini tiga kali bersama Sevilla dan sekali bersama Villarreal. Namun, ia menekankan bahwa pencapaian masa lalu tidak menjamin kemenangan di laga final kali ini. “Saya bukan raja di kompetisi ini. Semua yang saya lakukan sebelumnya sudah selesai. Sekarang saya harus menang bersama Aston Villa,” ujarnya dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Sejak menggantikan Steven Gerrard pada November 2022, Emery berhasil mengubah Villa dari tim yang berjuang keluar dari zona degradasi menjadi penantang gelar. Musim ini, Villa sudah memastikan tiket ke Liga Champions sekaligus berpeluang meraih trofi besar pertama mereka dalam 30 tahun, sejak menjuarai Piala Liga 1996, serta trofi kontinental pertama sejak European Cup 1982.
Emery mengakui tekanan besar akan dirasakan para pemain, namun ia menilai hal itu harus dipandang sebagai motivasi positif. “Tekanan adalah bagian dari pertandingan penting. Kami harus mengelolanya dengan baik dan menjadikannya energi positif,” katanya.
Kapten Villa, John McGinn, menambahkan bahwa final ini adalah momen paling membanggakan sepanjang kariernya di klub. “Kami tahu betapa sulitnya mencapai final. Kami akan menghormati Freiburg sepenuhnya, tapi fokus kami adalah membawa pulang trofi,” ucapnya.
Villa kini berada di ambang sejarah baru, dengan peluang mengakhiri penantian panjang trofi sekaligus memperkuat reputasi Emery sebagai salah satu pelatih paling sukses di kompetisi Eropa.
