Pemprov DKI Siapkan Arena Tinju di Titik Rawan Tawuran

Laporan: Sigit Nuryadin
Selasa, 19 Mei 2026 | 11:51 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)

SinPo.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan arena ring tinju di kolong Flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin, 18 Mei 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut fasilitas itu disiapkan sebagai strategi menekan tawuran remaja melalui penyediaan ruang olahraga dan aktivitas positif bagi anak muda.

“Pemanfaatan kawasan kolong Flyover Pasar Rebo merupakan upaya mengoptimalkan ruang kota agar lebih bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus menghadirkan ruang aktivitas yang sehat dan mencegah kegiatan yang berpotensi mengganggu ketenteraman lingkungan,” kata Pramono dalam keterangan resminya, dikutip Selasa, 19 Mei 2026.

Adapun arena tinju tersebut berdiri di lahan seluas 247 meter persegi dengan ukuran ring 9,5 meter x 9,5 meter. Fasilitas yang dibangun secara swadaya masyarakat itu telah digunakan sejak Januari 2026 dan pembinaannya melibatkan komunitas tinju profesional.

Pramono mengatakan keberadaan fasilitas olahraga di kawasan Pasar Rebo mulai menunjukkan dampak terhadap penurunan tawuran di wilayah sekitar.

Menurut dia, ruang aktivitas seperti arena tinju dapat menjadi sarana penyaluran energi anak muda yang sebelumnya kerap berujung pada konflik jalanan.

“Setelah mempunyai tempat ini, hari ini alhamdulillah tawurannya menurun secara drastis,” tutur dia. 

“Mudah-mudahan ini memberikan manfaat bagi anak-anak muda di Jakarta Timur agar energinya tersalurkan melalui tempat-tempat seperti ini sehingga lebih produktif," sambungnya. 

Pemprov DKI, kata Pramono, berencana memperluas konsep serupa ke sejumlah wilayah lain yang dinilai rawan tawuran. Dia juga menyebut, pemerintah tengah menyiapkan pembangunan arena ring tinju dan skatepark di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Pramono menuturkan, rencana itu juga berkaca pada pengalaman pemanfaatan fasilitas olahraga di Ciracas yang dinilai membantu menekan potensi bentrokan antar remaja.

Selain pembangunan fasilitas, lanjutnya, Pemprov DKI menyiapkan pola pengelolaan bersama antara pemerintah daerah dan komunitas warga setempat.

"Skema itu diperlukan agar fasilitas tetap terbuka bagi masyarakat sekaligus terhindar dari pungutan liar," ucap Pramono. 

Lebih lanjut, Pramono menegaskan arena olahraga tersebut dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat. Namun, dia meminta kesejahteraan pelatih tetap diperhatikan agar pembinaan berjalan berkelanjutan.

Menurut dia, arena tinju tidak hanya berfungsi sebagai tempat olahraga, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter dan solidaritas generasi muda.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendukung pengembangan generasi muda melalui fasilitas olahraga, layanan pendidikan, ruang kreatif, serta pembinaan sportivitas guna menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan bebas tawuran,” tandasnya. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta) 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI