WHO Umumkan Wabah Penyakit Ebola di Kongo dan Uganda Sudah Darurat

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 18 Mei 2026 | 09:28 WIB
Ilustrasi. (SinPo.id/AP)
Ilustrasi. (SinPo.id/AP)

SinPo.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan wabah penyakit Ebola yang disebabkan oleh virus langka di Kongo dan negara tetangganya, Uganda, sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Namun, WHO juga mengatakan wabah yang telah menewaskan 88 orang tersebut tidak memenuhi kriteria keadaan darurat pandemi seperti COVID-19, dan menyarankan untuk tidak menutup perbatasan internasional.

"Kasus yang dikonfirmasi laboratorium juga telah dilaporkan di ibu kota Kongo, Kinshasa, yang berjarak sekitar 1.000 kilometer (620 mil) dari pusat wabah di provinsi Ituri bagian timur, menunjukkan kemungkinan penyebaran yang lebih luas," kata WHO, dilansir dari AP, Senin, 18 Mei 2026.

Bahkan pemerintah pemberontak Goma, kota terbesar di Kongo timur, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kasus Ebola pertama kali dikonfirmasi terdeteksi di kota tersebut. 

"Orang yang terinfeksi tersebut melakukan perjalanan dari provinsi Ituri dan saat ini sedang diisolasi," ungkap pemerintah Goma, dalam sebuah pernyataan.

Diketahui, Ebola merupakan virus yang sangat menular dan dapat ditularkan melalui cairan tubuh seperti muntah, darah, atau air mani. Kasus yang berkaitan dengan Ebola memang jarang terjadi, tetapi parah dan seringkali fatal.

Adapun dklarasi darurat WHO dimaksudkan untuk mendorong lembaga donor dan negara-negara untuk bertindak. Karena menurutnya, penyebaran virus tersebut membutuhkan respons internasional yang terkoordinasi.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI