Serangan Israel di Gaza Tewaskan 8 Warga, Termasuk 3 Pekerja Dapur Komunitas
SinPo.id - Serangan udara Israel kembali menewaskan sedikitnya delapan warga Palestina di Jalur Gaza pada Minggu 17 Mei 2026. Di antara korban, tiga orang adalah pekerja dapur komunitas di Deir el-Balah, menurut laporan Al Jazeera.
Serangan tersebut menghantam dapur komunitas yang selama ini melayani kebutuhan warga di tengah krisis kemanusiaan. “Ini menunjukkan bahwa Israel tidak hanya menargetkan individu, tetapi juga organisasi yang melayani masyarakat Gaza,” kata jurnalis Al Jazeera, Hind Khoudary, dari Gaza City.
Kelompok Hamas menyebut serangan itu sebagai “kejahatan perang yang disengaja” dan bagian dari “genosida berkelanjutan terhadap rakyat Gaza.” Mereka menyoroti sikap diam komunitas internasional yang dianggap memberi ruang bagi Israel untuk melanjutkan serangan.
Menurut data Kementerian Kesehatan Gaza, sejak 7 Oktober 2023 hingga kini, sedikitnya 72.760 warga Palestina telah tewas akibat perang, termasuk 871 korban sejak dimulainya apa yang disebut sebagai gencatan senjata pada Oktober lalu.
Israel mengklaim serangan terbaru juga menewaskan seorang komandan Hamas, Bahaa Baroud, meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak Hamas. Sementara itu, militer Israel menyebut pasukannya menembak seorang warga di zona buffer “garis kuning” dengan alasan korban dianggap bersenjata dan menimbulkan ancaman.
