Tiba di Madinah, Tim Musyrif Diny Bakal Benahi Kesesuaian Syariat Pelaksanaan Haji

Laporan: Tio Pirnando
Rabu, 13 Mei 2026 | 20:13 WIB
Tim Musyrif Diny tiba di Madinah Arab Saudi. (SinPo.id/dok. MCH)
Tim Musyrif Diny tiba di Madinah Arab Saudi. (SinPo.id/dok. MCH)

SinPo.id - Tim Musyrif Diny Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang akan mendampingi sekaligus membimbing jemaah haji Indonesia agar pelaksanaan ibadah berjalan sesuai syariat Islam dan tuntunan Rasulullah SAW, telah tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, Selasa, 12 Mei 2026, pukul 16.30 Waktu Arab Saudi. 

Ketua Musyrif Diny, KH Cholil Nafis mengatakan, para musyrif akan memberikan pendampingan ibadah, termasuk bagi jamaah yang memiliki kondisi khusus.

"Ketika ada jemaah haji yang sakit dan memerlukan bantuan seperti safari wukuf, bahkan saat mabit di Muzdalifah maupun Mina, semuanya akan kami bimbing agar tetap sesuai tuntunan Islam," ujar Cholil dalam keterangannya, Rabu, 13 Mei 2026. 

Menurutnya, Musyrif Diny juga bertugas memastikan berbagai kebijakan penyelenggaraan haji tetap selaras dengan syariat Islam. Mulai dari pelaksanaan wukuf di Arafah, mabit, hingga lempar jumrah.

"Kita ingin memastikan jemaah haji Indonesia menjalankan ibadah sesuai syariat Islam, sehingga diharapkan memperoleh haji yang mabrur," katanya.

Sebelum puncak haji, para Musyrif Diny akan memberikan sosialisasi terkait tata cara ibadah haji kepada jemaah. Mereka juga akan menjadi rujukan dalam menyikapi perbedaan pandangan fikih haji di lapangan.

"Perbedaan-perbedaan terkait fikih haji nantinya dikembalikan kepada mazhab yang menjadi kesepakatan Musyrif Diny sebagai panduan bagi jemaah haji Indonesia yang difasilitasi Kemenhaj," ujarnya.

Cholil menambahkan, jumlah Musyrif Diny tahun ini mencapai lebih dari 30 orang. Mereka ditempatkan di Daerah Kerja (Daker) Madinah, Daker Makkah, serta sektor-sektor pelayanan di Makkah dari sektor 1 hingga sektor 10. Para musyrif juga akan berkeliling untuk memberikan pendampingan langsung kepada jemaah terkait persoalan ibadah dan fikih haji.

"Jemaah bisa bertanya langsung kepada Musyrif Diny mengenai persoalan ibadah maupun fikih haji. Selain bertugas di sektor masing-masing, para kiai juga akan berkoordinasi secara berkala dengan penyelenggara haji tahun ini," tukasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI