Purbaya dan Bahlil Sinergikan Kebijakan Energi untuk Genjot PNBP

Laporan: Tio Pirnando
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:19 WIB
Menteri Keuangan Purbaya rapat bareng Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Foto/Instagram Menkeu RI)
Menteri Keuangan Purbaya rapat bareng Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Foto/Instagram Menkeu RI)

SinPo.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pertemuan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membahas penguatan sinergi kebijakan, khususnya dalam meningkatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), percepatan program swasembada energi listrik, serta pengembangan listrik desa.

Purbaya memastikan dukungan terhadap berbagai langkah strategis yang dilakukan ESDM, terutama yang berdampak pada penguatan fondasi ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

"Pada dasarnya setiap upaya Pak Menteri ESDM akan saya dukung," kata Purbaya di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

Menurut Purbaya, penguatan sinergi antarkementerian sangat penting dilakukan. Hal ini untuk memastikan kebijakan fiskal dan sektor energi berjalan selaras dalam mendukung pembangunan nasional.

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan optimisme terhadap kolaborasi yang terus terjalin antara kedua kementerian dalam mendukung agenda pembangunan nasional, terutama sektor energi dan penerimaan negara.

"Kami bersama Menteri Keuangan membahas program sinkronisasi, di antaranya bagaimana meningkatkan PNBP, tetapi juga bagaimana mewujudkan program swasembada energi dan listrik desa," kata Bahlil.

Bahlil menegaskan, pengelolaan dan penataan potensi pendapatan negara di sektor ESDM perlu dilakukan secara terintegrasi agar mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan pembangunan nasional. 

"Satu hal, saya bersama Menteri Keuangan Purbaya adalah satu tim yang baik dalam rangka mengembangkan penataan kembali potensi pendapatan negara yang baik di sektor ESDM," ucapnya.

Pertemuan kedua menteri tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat sinergi antarkementerian guna meningkatkan kualitas penerimaan negara, mempercepat pemerataan akses energi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI