Trump Gelar Rapat Tertutup, Pertimbangkan Lanjutkan Serangan Militer ke Iran
SinPo.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin 11 Mei 2026 mengadakan rapat tertutup dengan jajaran pejabat keamanan nasional untuk membahas langkah berikutnya dalam perang melawan Iran. Tiga pejabat AS mengungkapkan kepada Axios bahwa Trump sedang mempertimbangkan opsi melanjutkan kembali serangan militer.
Pertemuan ini berlangsung di tengah gencatan senjata yang dimulai sejak awal April, namun Trump menyebutnya sebagai “unbelievably weak.” Pekan lalu, Washington mengirimkan rancangan proposal damai kepada Teheran, tetapi balasan Iran yang diterima Minggu langsung ditolak Trump, bahkan ia mengaku tidak membaca dokumen tersebut secara penuh.
Menurut laporan Axios, pejabat yang hadir dalam rapat antara lain Wakil Presiden JD Vance, Utusan Gedung Putih Steve Witkoff, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine, serta Direktur CIA John Ratcliffe.
Dua pejabat yang mengetahui jalannya rapat menyebut Trump condong pada opsi melanjutkan serangan militer untuk menambah tekanan terhadap Iran dan memaksa konsesi terkait program nuklir. Salah satu pejabat mengatakan Trump ingin “tune them up a bit.”
Sikap Trump ini sejalan dengan pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menegaskan perang melawan Iran “belum berakhir” dan kemungkinan operasi militer masih diperlukan. Meski demikian, Israel sebelumnya menolak mengirim pasukan darat dalam operasi yang dipimpin AS di Iran.
Langkah Trump menambah ketidakpastian arah diplomasi, terutama setelah proposal damai ditolak dan gencatan senjata terus diwarnai serangan.
