Trump Kecewa pada Kurdi, Tuduh Gagal Dukung Rakyat Iran dalam Perang
SinPo.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin 11 Mei 2026 menyatakan kekecewaannya terhadap kelompok Kurdi di tengah perang dengan Iran. Ia menuding Kurdi gagal memberikan dukungan berupa senjata kepada rakyat Iran untuk memicu aksi perlawanan massal.
“Orang-orang Iran ingin turun ke jalan. Mereka tidak punya senjata, tidak punya senapan. Kami pikir Kurdi akan memberi mereka senjata, tapi Kurdi mengecewakan kami. Kurdi hanya mengambil, mengambil, mengambil… Saya sangat kecewa,” kata Trump.
Sejak awal perang, sempat beredar laporan kemungkinan invasi Kurdi ke Iran dari wilayah Kurdistan Irak, namun hal itu tidak pernah terjadi. Trump sebelumnya juga mengklaim bahwa AS telah mengirim senjata kepada rakyat Iran melalui Kurdi, tetapi ia berspekulasi bahwa senjata tersebut justru disimpan oleh Kurdi.
“Kami mengirim senjata ke para demonstran, banyak sekali. Kami menyerahkannya ke Kurdi. Dan saya pikir Kurdi menyimpannya,” ujar Trump pada April lalu.
Konteks ini muncul setelah wilayah Rojava di Suriah, yang selama lebih dari satu dekade berfungsi sebagai daerah otonom de facto di bawah kepemimpinan Kurdi, dilikuidasi oleh pasukan Suriah awal tahun ini.
Pernyataan Trump menambah sorotan terhadap dinamika kompleks di kawasan, di mana Kurdi kerap menjadi aktor penting dalam konflik regional, namun kini dituding gagal memenuhi ekspektasi Washington dalam perang melawan Iran.

