Kemenhaj Temui Syarikah Arab Saudi, Pastikan Layanan Haji 2026 Sesuai Kontrak

Laporan: Tio Pirnando
Senin, 11 Mei 2026 | 20:29 WIB
Itjen Kemenhaj sambangi satu per satu kantor Syarikah di Mekkah. (SinPo.id/dok. Kemenhaj)
Itjen Kemenhaj sambangi satu per satu kantor Syarikah di Mekkah. (SinPo.id/dok. Kemenhaj)

SinPo.id - Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Haji dan Umrah RI, Dendi Suryadi, melakukan pertemuan dengan pimpinan syarikah (penyedia layanan haji) di Arab Saudi untuk penyelenggaraan haji tahun 1447 H/2026 M, yaitu Rakeen Mashariq dan Al Bait Guests.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Pelayanan Haji Ian Heriyawan, Inspektur Wilayah III Kemenhaj Mulyadi Nurdin, Staf Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah Muhammad Ilham Effendy, serta sejumlah pejabat dari Kemenhaj lainnya.

Inspektur Wilayah III Kemenhaj, Mulyadi Nurdin menjelaskan, pertemuan yang berlangsung di kantor masing-masing Syarikah di Kota Mekkah tersebut, dalam rangka menjalin silaturahmi dan kemitraan strategis dengan para syarikah sebagai penyedia layanan bagi jemaah haji Indonesia tahun ini.

"Penyedia layanan dalam hal ini Syarikah adalah mitra strategis kita dalam memberikan layanan kepada jemaah haji, pihak Inspektorat Jenderal sebagai Pengawas dalam proses penyelenggaraan haji, ingin memastikan semua layanan berjalan sesuai regulasi dan kontrak yang telah ditandatangani," ujar Mulyadi dalam keterangannya, Senin, 11 Mei 2026. 

Mulyadi menjelaskan, disamping melakukan pertemuan langsung dengan pimpinan kedua syarikah, Irjen Kemenhaj juga melakukan pemantauan ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Hal ini dalam rangka memantau kesiapan pelayanan jemaah haji Indonesia.

"Sejauh ini kami melihat pelayanan berjalan dengan lancar, persiapan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina juga berjalan sesuai progres," ujar Mulyadi.

Inspektorat Kemenhaj mengingatkan pentingnya integritas dan kepatuhan pada regulasi oleh semua pihak dalam memberikan layanan kepada jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

"Pak Irjen, Dendi Suryadi, menegaskan kepada pimpinan syarikah agar standar layanan yang diberikan sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani antara Kementerian Haji dan Umrah dengan pihak syarikah, dalam kontrak pastinya sudah disebutkan hak dan kewajiban, spesifikasi teknis, kualitas dan kuantitas pekerjaan," tuturnya. 

Ia menyebutkan bahwa pihak syarikah menyambut baik dan hangat kedatangan delegasi dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia tersebut.

"Ini merupakan langkah strategis dalam mensukseskan layanan haji, Kami juga mendengarkan langsung komitmen dari syarikah untuk memberikan layanan maksimal kepada jemaah haji sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani," ungkapnya.

Inspektorat Jenderal ingin memastikan penyelenggaraan haji tahun ini harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, sesuai dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto.

"Sesuai keinginan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Haji dan Umrah, Gus Irfan Yusuf, Wakil Menteri, Dahnil Anzar Simanjuntak, untuk memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji, Inspektorat Jenderal akan melakukan pengawasan sesuai mandat yang diberikan oleh undang-undang," tambahnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI