Jakarta Siap Bantu Fasilitas PON NTT-NTB di Tengah Era Efisiensi

Laporan: Sigit Nuryadin
Jumat, 08 Mei 2026 | 17:12 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat apabila membutuhkan tambahan fasilitas olahraga di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Pernyataan itu disampaikan Pramono saat meresmikan Gedung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat, 8 Mei 2026.

“Saya sudah menyampaikan kepada pemerintah pusat, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta KONI Pusat, bahwa jika ada kebutuhan fasilitas tambahan karena era efisiensi saat ini, Jakarta siap digunakan untuk mendukung penyelenggaraan PON NTT-NTB,” kata Pramono.

Menurut dia, Jakarta memiliki fasilitas dan infrastruktur olahraga yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan ajang olahraga nasional tersebut. 

"Dukungan itu juga menjadi bagian dari komitmen Jakarta dalam pengembangan olahraga nasional," tuturnya. 

Pramono menegaskan pembangunan fasilitas olahraga modern harus dibarengi pembinaan atlet dan target prestasi yang lebih tinggi. Ia menyebut gedung baru Dispora DKI Jakarta harus menjadi bagian dari penguatan ekosistem olahraga ibu kota.

“Begitu saya masuk gedung ini, bayangan saya cuma satu. Masa punya gedung seperti ini tidak juara POMNAS, tidak juara PON? Jadi percuma punya fasilitas bagus kalau tidak menghasilkan prestasi,” ujarnya.

Pramono juga meminta atlet Jakarta mempersiapkan diri secara maksimal menghadapi PON mendatang. Ia menilai Jakarta harus tetap menjaga tradisi prestasi di tingkat nasional.

“Saya meminta atlet Jakarta totalitas mempersiapkan diri menghadapi PON mendatang di NTT maupun NTB,” tuturnya.

Selain meresmikan gedung Dispora, Pramono memberikan penghargaan kepada atlet, pelatih, dan asisten pelatih kontingen DKI Jakarta pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional XIX.

Dia mengatakan posisi Jakarta sebagai kota global menuntut pembinaan olahraga yang mampu menghasilkan atlet berprestasi di tingkat internasional.

“Benchmark Jakarta sekarang bukan lagi kota-kota di Indonesia, tetapi kota-kota dunia,” kata Pramono.

Pramono juga menilai gedung baru Dispora DKI Jakarta mencerminkan tata kelola olahraga yang lebih modern dan humanis. Menurut dia, fasilitas seperti ruang laktasi, co-working space, hingga sports system hall menjadi bagian dari konsep tersebut.

“Gedung ini menurut saya adalah cerminan gedung olahraga masa depan,” tandasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI