Kemenhaj Larang City Tour Jemaah Sebelum Puncak Haji

Laporan: Sigit Nuryadin
Kamis, 07 Mei 2026 | 15:30 WIB
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha (SinPo.id/Kemenhaj RI)
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha (SinPo.id/Kemenhaj RI)

SinPo.id - Kementerian Haji dan Umrah RI mulai memperketat pengawasan pergerakan jemaah menjelang fase puncak haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pemerintah menegaskan larangan pelaksanaan ziarah maupun city tour sebelum fase Armuzna demi menjaga kondisi fisik dan keselamatan jemaah.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, mengatakan penguatan perlindungan jemaah menjadi fokus utama pada hari ke-17 operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Fokus pada penguatan perlindungan jemaah, kesiapan menuju fase Armuzna dan larangan pelaksanaan ziarah atau city tour sebelum puncak haji,” kata Ichsan dalam keterangan resminya, Kamis, 7 Mei 2026.

Menurut dia, secara umum proses pemberangkatan, kedatangan, hingga pergerakan jemaah berjalan lancar dan tertib dengan pendampingan petugas di seluruh titik layanan.

"Data Kemenhaj mencatat hingga Rabu, 6 Mei 2026, sebanyak 267 kelompok terbang (kloter) dengan 103.690 jemaah serta 1.064 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci," tutur Ichsan. 

"Sementara di Madinah, sebanyak 258 kloter berisi 100.125 jemaah dan 1.028 petugas telah tiba dan menempati akomodasi yang disiapkan pemerintah," tambahnya. 

Adapun perpindahan jemaah dari Madinah menuju Makkah juga terus berlangsung bertahap. Hingga kini, sebanyak 109 kloter dengan 42.340 jemaah dan 436 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib sekaligus mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji.

Ichsan menyampaikan, Kemenhaj juga mulai menjalankan pemberangkatan gelombang kedua sejak 6 Mei 2026. Kloter pertama gelombang kedua yang berasal dari LOP-12 tercatat telah tiba di Jeddah dengan membawa 389 jemaah dan empat petugas.

Ichsan mengingatkan jemaah gelombang kedua agar mengenakan pakaian ihram sejak dari embarkasi haji guna mempercepat proses keberangkatan dari Bandara Jeddah menuju Makkah.

“Kami mengingatkan kepada jemaah haji gelombang kedua agar mempersiapkan diri dengan mengenakan pakaian ihram sejak dari Embarkasi Haji untuk mempermudah proses keberangkatan jemaah dari bandara Jeddah menuju Makkah,” ujar dia. 

Ichsan menambahkan seluruh proses operasional dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan jemaah selama berada di Tanah Suci.

 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI