Kemenhaj Luncurkan Dashboard Haji 2026, Akses Data Jemaah Kini Lebih Transparan

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 06 Mei 2026 | 15:26 WIB
Jemaah Haji RI tiba di Madinah (SinPo.id/Bakom RI)
Jemaah Haji RI tiba di Madinah (SinPo.id/Bakom RI)

SinPo.id - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) resmi menghadirkan dashboard publik penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M yang dapat diakses masyarakat luas melalui laman https://dashboard.haji.go.id. Kehadiran platform ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta kemudahan akses informasi bagi jemaah dan keluarga.

Dashboard tersebut menyajikan beragam data penting terkait penyelenggaraan haji, mulai dari fase praoperasional hingga operasional. Informasi yang tersedia mencakup statistik jemaah reguler, data lansia dan pengguna kursi roda, pencarian data jemaah, detail akomodasi, laporan jemaah wafat, data jemaah yang dirawat, jadwal penerbangan, hingga informasi keberangkatan dan kedatangan jemaah. Selain itu, terdapat peta terintegrasi yang memuat lokasi fasilitas layanan jemaah.

Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi, menyampaikan bahwa dashboard ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan tata kelola haji yang lebih terbuka dan informatif. Menurutnya, masyarakat kini dapat memantau perkembangan layanan haji secara real-time dan terintegrasi.

“Dashboard ini kami hadirkan agar publik, keluarga jemaah, dan media dapat dengan mudah mengakses informasi terkini terkait penyelenggaraan haji,” ujar Hasan di Jakarta, dikutip Rabu, 6 Mei 2026.

Ia menambahkan, pengembangan dashboard publik ini juga menjadi bagian dari transformasi layanan haji berbasis data. Dengan sistem yang terintegrasi, proses pemantauan layanan jemaah mulai dari pemberangkatan, akomodasi, mobilitas, hingga layanan kesehatan dapat dilakukan secara lebih efektif dan responsif.

Kemenhaj menegaskan komitmennya untuk terus menjaga penyelenggaraan haji yang transparan, tertib, dan akuntabel. Masyarakat pun diimbau untuk memanfaatkan dashboard tersebut sebagai sumber informasi resmi guna mendapatkan gambaran menyeluruh terkait layanan haji 2026.

Melalui inovasi digital ini, Kemenhaj berharap pelayanan kepada jemaah semakin optimal serta mampu memberikan perlindungan dan kenyamanan yang lebih baik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI