Chusnunia: Daerah Bisa Belajar Dari Inovasi Adeging Mangkunegaraan

Laporan: Juven Martua Sitompul
Selasa, 05 Mei 2026 | 13:16 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia. Istimewa
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia. Istimewa

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi VII DPR Chusnunia Chalim (Nunik) mengapresiasi event Adeging Mangkunegaraan yang mengolaborasikan budaya dan event-event kontemporer sehingga berdampak pada UMKM dan perekonomian daerah.

Adeging Mangkunegaran merupakan gelaran penghormatan atas sejarah panjang berdirinya Pura Mangkunegaran yang telah berdiri sejak 1757 silam.

Nunik mengatakan bahwa event Adeging Mangkunegaran terus bertransformasi dan menjadi salah satu contoh sukses kolaborasi kebudayaan dan event modern yang berdampak signifikan.

Adeging Mangkunegaran ke-269 yang berlangsung 1-3 Mei 2026 memadukan unsur budaya, kuliner, dan olahraga yang sukses menggandeng berbagai mitra strategis.

Lebih lanjut, Legislator dari Fraksi PKB ini menyebut Mangkunegaran berhasil menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat luas. 

"Kesuksesan ini tentunya diharapkan dapat menginspirasi daerah-daerah lainnya yang tengah berupaya keras memajukan sektor pariwisatanya dalam rangka menggenjot perekonomian daerah," ujarnya.

Acara ini sendiri meliputi Mangkunegaran MakanMakan dengan lebih 80 stan kuliner tradisional gratis, Royal Heritage Dinnerbagi sekitar 150 tamu istimewa dengan konsep multisensory, serta Mangkunegaran Run yang mempertemukan 7 700 pelari dalam kategori 5K, 10K, dan half marathon. Rute Mangkunegaran Run sendiri telah tersertifikasi oleh World Athletics.

"Mangkunegaran Run sukses menjadi ruang kebersamaan yang menggabungkan olahraga, budaya, dan interaksi sosial dalam satu pengalaman terbuka untuk semua kalangan," ucapnya.

Menurutnya, keberhasilan event Adeging Mangkunegaran yang mengusung konsep From Culture For Future menjadi momentum untuk menggerakan perekonomian daerah, melestarikan budaya, serta mempromosikan pariwisata olahraga (sport tourism).

Event Adeging Mangkunegaran tahun ini sendiri diproyeksi memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Surakarta dengan estimasi perputaran ekonomi melampaui Rp40 miliar.

"Indonesia dengan kekayaan dan sejarah panjang budaya tentunya dapat erus berinovasi mengemasnya menjadi daya tarik tersendiri, daerah-daerah lain dapat belajar dan berinovasi bagaimana mengemas acara pelestarian tradisi dan event modern yang menarik puluhan ribu pengunjung sehingga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat," kata dia.

Ketua DPW PKB Lampung itu juga berharap Kementrian Pariwisata sebagai mitra kerja Komisi VII DPR RI dapat terus mendorong pelaksanaan event-eventsemacam ini yang memadukan kekayaan budaya daerah dan event modern.

“Dengan demikian dampak pariwisata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, para pelaku UMKM dan juga perekonomian daerah," tegasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI