Lewat KUR, Pemerintah Optimis Target 10 Juta Lapangan Kerja Baru Terwujud

Laporan: Tio Pirnando
Senin, 04 Mei 2026 | 19:13 WIB
Menko PM Cak Imin, Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya (SinPo.id/Tio Pirnando)
Menko PM Cak Imin, Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya (SinPo.id/Tio Pirnando)

SinPo.id -  Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menekankan pentingnya penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta Ekonomi Kreatif (Ekraf), demi mengentas kemiskinan nasional.

Menurutnya, penyaluran KUR yang berjalan baik, menjadi elemen kunci untuk mewujudkan target 10 juta penduduk bekerja di sektor formal maupun menjadi pelaku usaha.

"Kita punya target insya Allah kita 10 juta penduduk 5 tahun ke depan ini bisa, pertama berusaha dengan mudah, yang kedua mendapatkan pekerjaan yang baik," kata Cak Imin usai Rapat Tingkat Menteri di MBloc Space, Jakarta, Senin, 4 Mei 2026. 

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meyakini, kontribusi KUR akan berdampak nyata dalam membuka lapangan kerja dan menumbuhkan pelaku usaha. Karena, UMKM dan ekonomi kreatif yang maju akan didorong untuk merekrut tenaga kerja dan mengembangkan pelaku kreatif di seluruh kalangan masyarakat.

"Kita akan terus bekerja sekuat tenaga agar UMKM kita berdaya dan mampu mengantisipasi keadaan di hari-hari yang akan datang," ucapnya.

Dia menambahkan, pemerintah menempatkan UMKM dan Ekraf sebagai salah satu instrumen untuk menekan angka kemiskinan nasional. Hal ini sejalan dengan Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 tahun 2025, yang mendorong lintas kementerian terus bergerak mengatasi kemiskinan ekstrem 2026 dan kemiskinan hingga maksimal 5 persen maksimal di 2029.

"Caranya ada dua. Kita ingin mendorong sampai 2029 minimal ada 10 juta warga kita bekerja secara formal atau menjadi pelaku usaha dan pengusaha. Inilah yang menjadi kewajiban kita agar penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penanggulangan kemiskinan bisa kita gerakan secara masif melalui kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif.

Selanjutnya, pemerintah juga bakal fokus mengembangkan potensi ekonomi kreatif di desa. Sebab, desa-desa di Indonesia mempunyai keberagaman potensi yang sangat besar.

"Kita ingin potensi-potensi ekonomi kreatif kita tadi koordinasi, potensi ekonomi kreatif di desa baik pariwisata, potensi ekonomi kreatif di desa akan menjadi fokus konsentrasi kerja kita. Termasuk ekonomi kreatif di desa itu adalah gerakan potensi desa yang sudah mulai tumbuh," ucapnya.

Untuk itu, Cak Imin mendorong kolaborasi berbagai pihak, termasuk kementerian-kementerian di tingkat pusat dalam menggerakkan pelaku usaha dan memberi akses permodalan yang baik.
"Insyaallah kita akan bekerja terus untuk itu dan melalui UMKM dan ekonomi kreatif kita yakin kita bisa menggerakan potensi yang dimiliki masyarakat untuk berdaya dan mandiri," tukasnya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI