Jejak Duka di Stasiun Bekasi Timur, Ratusan Bunga Kenang Korban Kecelakaan Maut

Laporan: Firdausi
Senin, 04 Mei 2026 | 13:14 WIB
Ratusan bunga duka berjejer di Stasiun Bekasi Timur (SinPo.id/Firdausi)
Ratusan bunga duka berjejer di Stasiun Bekasi Timur (SinPo.id/Firdausi)

SinPo.id - Stasiun Bekasi Timur dipenuhi ratusan buket dan karangan bunga sebagai simbol duka cita mendalam atas tragedi kecelakaan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek yang menelan 16 korban jiwa.

Pantauan SinPo.id di lokasi menunjukkan berbagai bunga dengan beragam warna diletakkan di lantai 2 Stasiun Bekasi Timur serta di samping rel KRL, tepat di lokasi kecelakaan.

Banyak pesan dan doa ditulis di secarik kertas oleh keluarga korban maupun penumpang lain, kemudian diselipkan di antara bunga yang berjejer di lantai dua dan area bawah stasiun.

Selain ucapan, beberapa karangan bunga juga ditempeli foto ke-16 korban yang seluruhnya perempuan. Deretan bunga tersebut turut menarik perhatian warga yang datang untuk memberikan penghormatan.

"Kamu adalah senyum keluarga dan kini menjadi bintang di langit tertinggi. Terimakasih segala peluh dan perjuangan hebatmu. Beristirahatlah dalam pelukan damai Sang Pencipta," tulis pesan dalam karangan bunga.

"Turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya 16 srikandi bangsa, kebanggaan keluarga. Korban kecelakaan kereta Bekasi Timur," tulis pesan lain yang terselip.

Seperti diketahui, kecelakaan maut yang terjadi pada Senin, 27 April 2026 malam di Stasiun Bekasi Timur dipicu oleh mogoknya taksi Green SM di tengah perlintasan sebidang akibat gangguan sistem kelistrikan.

Dalam kondisi berhenti tersebut, rangkaian KRL kemudian tertabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek. Akibat kecelakaan itu, 16 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI