Polda Metro Ungkap Sopir Taksi Pemicu Kecelakaan Kereta Baru Latihan Nyetir
SinPo.id - Polda Metro Jaya mengungkap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang terlibat insiden tertemper KRL di Bekasi Timur baru tiga hari bekerja. Kecelakaan taksi sendiri tertemper KRL terjadi pada Senin 27 April 2026.
"Dari hasil keterangan sopir taksi yang sudah dimintai keterangan, yang bersangkutan baru bekerja itu semenjak tanggal 25 April 2026," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, 2 Mei 2026.
Berdasarkan pendalaman, yang bersangkutan juga baru belajar satu hari pelatihan pengenalan dasar mengenai taksi listrik yang akan ia kendarai.
"Tentang bagaimana mengendarai, cara menghidupkan kendaraan tersebut, ini baru pengenalan dasar yang dilakukan satu hari," ucapnya.
Diketahui, kecelakaan maut yang terjadi pada Senin, 27 April 2026 malam di Stasiun Bekasi Timur dipicu oleh mogoknya taksi Green SM di tengah perlintasan sebidang akibat gangguan sistem kelistrikan.
Dalam posisi berhenti tersebut, rangkaian KRL kemudian tertabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek. Akibat kecelakaan itu, menewaskan 16 orang dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
