Komisi V DPR Tegaskan Pentingnya Evaluasi Koordinasi dan Integrasi Pusat Kendali Kereta

Laporan: Galuh Ratnatika
Kamis, 30 April 2026 | 08:49 WIB
Kondisi kereta tampak hancur usai bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur. (Agus Priatna/SinPo.id)
Kondisi kereta tampak hancur usai bertabrakan di Stasiun Bekasi Timur. (Agus Priatna/SinPo.id)

SinPo.id - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, menegaskan pentingnya evaluasi terkait koordinasi dan integrasi pusat kendali perjalanan kereta, menyusul insiden kecelakaan kereta api jarak jauh dan Kereta Rel Listrik (KRL) di Bekasi Timur.

“Harusnya informasi dapat terintegrasi. Jadi hal ini perlu menjadi evaluasi. Integrasikan komunikasi pusat kendali jalur kereta. Khususnya yang layanannya berbeda atau tidak sejenis, karena sepertinya koordinasi berbeda,” kata Andi, dalam keterangan persnya, dikutip Kamis, 30 April 2026.

Menurutnya, satu gangguan kecil dapat berkembang menjadi kecelakaan besar apabila mekanisme proteksi berlapis tidak bekerja secara optimal. Sehingga, evaluasi tidak boleh berhenti pada pencarian kesalahan teknis individual saja.

“Tetapi harus masuk pada pertanyaan yang lebih mendasar yakni apakah sistem persinyalan, komunikasi lapangan, prosedur penghentian darurat, dan koordinasi antaroperator telah benar-benar dirancang untuk menghadapi kondisi gangguan berlapis dalam koridor lalu lintas sepadat ini,” tegasnya.

Ia pun menilai, jalur rel yang digunakan secara bersamaan oleh berbagai jenis layanan kereta membutuhkan sistem pengendalian yang lebih presisi, agar ke depannya insiden serupa tidak terulang lagi.

“PT KAI harus mampu menyiapkan sistem komunikasi dan pengendalian secara terintegrasi sehingga dapat mengontrol setiap pergerakan kereta, meski berbeda layanan," katanya.
 

 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI