Mendikti Saintek Brian Yuliarto: Prodi Dikembangkan, Bukan Ditutup

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 30 April 2026 | 01:39 WIB
Gedung Kemendiktisaintek (SinPo.id/ Dok. Diktisaintek)
Gedung Kemendiktisaintek (SinPo.id/ Dok. Diktisaintek)

SinPo.id -  Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menutup program studi (prodi) di perguruan tinggi, melainkan mengembangkannya sesuai kebutuhan masa depan.

“Alih-alih kita menutup, kita justru mengembangkan. Dikembangkan ya, bukan ditutup,” ujar Brian di Kantor Kemendikti Saintek, Jakarta Pusat, Rabu 29 April 2026

Brian mencontohkan, jurusan teknik elektro kini harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi berbasis internet of things (IoT). “Jurusan elektro zaman dulu dengan sekarang berbeda. Dulu belum ada IoT, sekarang ada IoT. Maka prodi harus terus melakukan update pengetahuan,” jelasnya.

Menurut Brian, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melahirkan industri baru yang harus menjadi acuan perguruan tinggi. Karena itu, pemerintah mendorong kampus melakukan pembaruan ilmu setiap dua hingga empat tahun, sebagaimana praktik di negara maju. “Misalnya ada AI, ada IoT, ke depan ada kuantum komputasi. Kita harus ubah supaya lulusan relevan dengan teknologi yang akan dipakai,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekjen Kemendikti Saintek Badri Munir Sukoco sempat menyampaikan wacana penutupan prodi yang dianggap tidak relevan. Namun Brian menegaskan, arah kebijakan pemerintah adalah continuous improvement, yakni perbaikan berkelanjutan agar prodi tetap relevan dengan perkembangan zaman.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI