Punya Aset Rp1,38 Triliun, Menkop Dorong KSP TLM Perkuat Kolaborasi dengan Kopdes
SinPo.id - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat (KSP TLM) Indonesia untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Menurutnya, KSP TLM Indonesia memiliki kapasitas kelembagaan, jaringan usaha yang strategis untuk mendampingi dan membantu KDKMP agar bisa operasionalisasi berjalan optimal.
"Di NTT saat ini ada 1.399 unit (KDKMP) yang sedang dibangun dan sudah selesai sekitar 40 unit. Nanti pada saat operasional kita akan dorong agar KDKMP juga dapat menyuplai kebutuhan bahan baku dan bermitra dengan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) untuk program MBG (Makan Bergizi Gratis)," kata Ferry dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XV Tahun Buku 2025 KSP TLM Indonesia di Kupang, dikutip Minggu, 26 April 2026.
Ferry mencatat, KSP TLM Indonesia menjadi salah satu koperasi yang sukses dalam menjalankan kegiatan usahanya. Total asetnya mencapai Rp1,38 triliun, dengan pendapatan usaha Rp380,97 miliar dan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp172,75 miliar.
Kemudian, jumlah anggotanya juga meningkat signifikan menjadi 340.117 orang. Pertumbuhan ini menegaskan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.
Dengan catatan positif tersebut menandakan bahwa di era moder saat ini, koperasi masih tetap menjadi andalan bagi perekonomian dan mampu berkontribusi bagi masyarakat. Praktik baik dari KSP TLM Indonesia tersebut sangat layak menjadi model percontohan bagi koperasi-koperasi lainnya di Indonesia.
"Capaian tersebut menunjukkan bahwa KSP TLM Indonesia bukan hanya tumbuh secara angka, tetapi juga tumbuh dalam kepercayaan anggota, tata kelola, dan kontribusi terhadap ekonomi masyarakat," kata Ferry.
Untuk itu, tegas Ferry, Kemenkop berkomitmen mendorong kemajuan dan pengembangan koperasi di Indonesia terutama KDKMP yang saat ini ditetapkan sebagai program strategis nasional. Menkop Ferry menegaskan bahwa KDKMP menjadi strategi utama dalam membangun ekonomi nasional dari desa atau pinggiran.
Senada, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, berkomitmen untuk memajukan koperasi di NTT melalui sinergi dengan KDKMP. Tujuannya supaya produk lokal dapat dipasarkan dengan baik dan memberi nilai tambah bagi masyarakat.
"Kita akan mensinergikan NTT Mart dengan KDKMP agar produk lokal bisa dijual dengan harga pantas dan diterima pasar," kata Melkia.
