Kemenhaj: Kehadiran PPIH Penting untuk Cek Persiapan Sebelum Kedatangan Jemaah

Laporan: Tio Pirnando
Sabtu, 25 April 2026 | 16:53 WIB
Ilustrasi petugas haji melayani jemaah. (SinPo.id/dok. Kemenhaj)
Ilustrasi petugas haji melayani jemaah. (SinPo.id/dok. Kemenhaj)

SinPo.id - Kementerian Haji dan Umrah RI menyampaikan, mendatangkan terlebih Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) ke Arab Saudi, sangat penting untuk memastikan segala persiapan penyelenggaraan haji 2026 baik di Mekkah maupun Madinah, terlaksana dengan baik sebelum jemaah tiba. 

"Makanya kita sedari awal ya, para petugas itu diberangkatkan ke Mekkah lebih awal. Nah itu dalam rangka untuk mengantisipasi dan memitigasi sarana-sarana yang perlu dievaluasi lah, jika ada hal yang kurang dan belum lengkap," kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi Ihsan Faisal di Mekkah, Sabtu, 25 April 2026. 

 Ichsan mengatakan, para petugas harus memastikan layanan yang diberikan kepada jemaah haji benar-benar maksimal. Terlebih di Mekkah yang nantinya menjadi epicentrum seluruh jemaah. 

Ketika rangkaian Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuza), seluruh jemaah bahkan seluruh petugas akan berkumpul dan bergeser ke Mekkah. 

"Nah, untuk mitigasinya tentu kita sekali lagi menyiapkan seluruh layanan Jemaah dengan sangat maksimal. Yang paling pokok layanan akomodasi, ataupun hotel-hotel Jemaah dari mulai sekarang kita sudah menyiapkannya," ucapnya. 

Kemarin, lanjut dia, para petugas sudah mulai mengecek seluruh fasilitas hotel, baik tempat tidur, kamar mandi, ruang makan, musala, lobby, dan lain sebagainya. Termasuk memastikan layanan konsumsi karena ini sangat penting untuk kesehatan dan menjaga stamina para jemaah. 

"Jadi layanan maksimal jemaah tiap hari, 24 jam, sehari semalam, untuk mengantarkan para jemaah haji dari hotelnya masing-masing ke Masjidil Haram. Itu namanya bus solawat, dan itu akan kita maksimalkan terus-menerus. Khusus untuk bus solawat ini, di depan masing-masing hotel ada halte, " tukasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI