Dinas PPAPP: Sebanyak 94 Kelurahan di Jakarta Belum Memiliki RPTRA

Laporan: Sigit Nuryadin
Jumat, 24 April 2026 | 18:56 WIB
Ilustrasi RPTRA di Jakarta. (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)
Ilustrasi RPTRA di Jakarta. (SinPo.id/Pemprov DKI Jakarta)

SinPo.id -  Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta mencatat masih ada 94 kelurahan yang belum memiliki Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Keterbatasan ruang terbuka di kawasan padat menjadi tantangan utama penyediaan fasilitas tersebut.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Keluarga Dinas PPAPP DKI Jakarta Hary Sutanto mengatakan dari total 267 kelurahan, baru 173 wilayah yang telah memiliki RPTRA.

“Dari 267 kelurahan di DKI Jakarta, 173-nya sudah memiliki RPTRA, 94-nya jadi tantangan untuk kami bisa mengakomodir agar bisa tersedia RPTRA,” kata Hary, Jumat, 24 April 2026.

Sejak 2015 hingga kini, kata dia, pemerintah provinsi telah membangun 324 RPTRA yang tersebar di seluruh wilayah Ibu Kota. Rinciannya, 77 unit di Jakarta Utara, 68 di Jakarta Timur, 62 di Jakarta Selatan, 58 di Jakarta Barat, 50 di Jakarta Pusat, dan 9 di Kepulauan Seribu.

Menurut Hary, kebutuhan RPTRA meningkat seiring karakter Jakarta sebagai kota dengan kepadatan tinggi dan keterbatasan lahan hunian. Banyak keluarga tinggal di permukiman sempit sehingga tidak memiliki ruang bermain yang memadai bagi anak.

“RPTRA ini hadir sebagai salah satu solusi di mana anak-anak dapat bermain dengan aman, nyaman,” ucap dia. 

Dia menuturkan, RPTRA tidak hanya berfungsi sebagai tempat bermain, tetapi juga ruang interaksi sosial, edukasi, hingga rekreasi bagi warga. 

"Fasilitas ini bahkan dirancang inklusif untuk mengakomodasi penyandang disabilitas," ungkap Hary. 

Untuk mendukung keamanan, lanjut Hary, pemerintah melengkapi RPTRA dengan kamera pengawas (CCTV) serta petugas yang berjaga secara bergantian. 

Menurut dia, beberapa lokasi juga menyediakan layanan pos pengaduan bagi warga.

“Ada juga beberapa RPTRA yang ada layanan pos pengaduan untuk konsultasi terkait hal-hal yang memang perlu dikonsultasikan,” kata Hary.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI