Eskalasi Geopolitik, Legislator NasDem Ingatkan Indonesia Konsisten Jaga Prinsip Bebas Aktif

Laporan: Juven Martua Sitompul
Jumat, 24 April 2026 | 16:34 WIB
Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang. Istimewa
Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang. Istimewa

SinPo.id - Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang mengingatkan agar Indonesia konsisten menjaga prinsip bebas aktif dalam merespons eskalasi geopolitik yang kian memanas. Pemerintah diminta tidak terseret dalam konflik bersenjata di kawasan manapun.

"Menurut pandangan saya, sangat jelas: Indonesia tidak boleh terseret ke dalam konflik bersenjata di kawasan manapun," kata Andina saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat, 24 April 2026.

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) NasDem di Komisi I DPR RI ini mengatakan prinsip bebas aktif bukan sikap pasif dari Indonesia, melainkan amanat dari UUD 1945.

"Alinea keempat Pembukaan UUD 1945 mengamanatkan kita ikut menciptakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, bukan menjadi bagian dari blok yang berperang," katanya.

Tak hanya itu, bagi Andina prinsip bebas aktif yang diwariskan Bung Hatta bukan jargon. Dalam konteks hari ini, Indonesia tidak berdiri di blok manapun yang memilih peluru di atas perundingan.

"Kita berdiri pada kepentingan nasional dan pada hukum internasional," ucapnya.

Wakil Rakyat asal daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Tengah (Kalteng) itu menuturkan yang perlu dijaga pemerintah ke depan saat ini adalah konsistensi menyatakan sikap bebas aktif dalam merespons konflik di wilayah manapun.

Andina menegaskan Indonesia tidak boleh terjebak dalam narasi pilih kubu. Indonesia juga tidak boleh terseret tekanan eksternal manapun, terpenting tak memberi celah bagi penggunaan wilayah maupun aset strategis negara untuk kepentingan perang salah satu pihak.

"Pada saat yang sama, kita harus tetap aktif, aktif dalam diplomasi kemanusiaan, aktif dalam memfasilitasi dialog, aktif dalam membela Palestina, dan aktif dalam mendorong penghormatan terhadap Piagam PBB. Bebas, tapi tidak berarti diam. Aktif, tapi tidak berarti ikut bertempur," katanya.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI