Wakapolri: Brimob Harus Tingkatkan Kapabilitas Hadapi Provokasi Digital
SinPo.id - Wakapolri, Komjen Dedi Prasetyo terus mendorong Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri untuk meningkatkan kapabilitas, profesionalisme, dan modernisasi satuan guna siap menghadapi berbagai tantangan baru yang semakin kompleks, salah satunya menghadapi provokasi digital.
"Tantangan ke depan semakin kompleks, termasuk munculnya ancaman keamanan hybrid yang menggabungkan gangguan fisik, provokasi digital, serta disinformasi," kata Dedi, Jumat, 24 April 2026.
Sejalan dengan itu, kata dia, percepatan adaptasi teknologi modern juga menjadi perhatian utama, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan drone surveillance.
"Termasuk body-worn camera, guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta meminimalkan kesalahan prosedur dalam pelaksanaan tugas di lapangan," ucapnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, peningkatan kemampuan personel Brimob, penguatan sistem, serta strategi yang adaptif menjadi kunci utama dalam menjawab dinamika tersebut.
"Pergeseran paradigma melalui prinsip 'Melayani, Bukan Menghadapi'. Brimob diharapkan hadir sebagai pelindung dan pengayom yang menjamin keamanan, sekaligus memberikan rasa aman yang menenangkan bagi masyarakat," ucapnya.
