Wagub DKI Minta Penerima KJMU Jaga Integritas dan Aktif Kegiatan Sosial
SinPo.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meminta para penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menjaga integritas dan aktif dalam kegiatan sosial.
Pesan itu disampaikan Rano dalam Forum Orientasi Penerima Baru KJMU Tahap II Tahun 2025 di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Dalam sambutannya, Rano menyoroti pendidikan sebagai instrumen strategis untuk memutus rantai kemiskinan. Dia menilai keberhasilan program bantuan pendidikan seperti KJMU tidak cukup diukur dari capaian akademik semata, melainkan juga dari pembentukan karakter mahasiswa.
“Kami ingin mahasiswa KJMU tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial,” kata Rano dalam keterangan resminya dikutip Jumat, 24 April 2026.
Dia juga mengingatkan bahwa kesempatan memperoleh KJMU merupakan privilese yang belum bisa dinikmati semua calon mahasiswa di Jakarta. Karena itu, penerima diminta memanfaatkannya secara optimal dan menyelesaikan studi tepat waktu.
“Gunakan kesempatan ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Rano mengaitkan peran mahasiswa dengan momentum menjelang 500 tahun Kota Jakarta. Menurut dia, generasi muda akan menjadi aktor penting dalam menjawab tantangan pembangunan kota di masa depan.
Di sisi lain, penerima KJMU mengaku program ini berdampak langsung pada keberlanjutan studi mereka. Salah satunya disampaikan oleh mahasiswa Fakultas Aqidah dan Filsafat Islam UIN Jakarta, Muhammad Kadafi.
Dia mengatakan bantuan tersebut meringankan beban keluarganya, terutama karena kondisi ibunya yang mengalami stroke sejak ia kecil.
“Saya bisa fokus belajar dan tidak lagi memikirkan biaya pendidikan,” kata Kadafi.
Dia juga mengapresiasi bantuan kursi roda yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk ibunya.
Sebagai informasi, data Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan jumlah penerima KJMU Tahap II Tahun 2025 mencapai 16.920 mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Khusus di UIN Jakarta, tercatat 1.986 penerima, terdiri dari 290 mahasiswa baru dan 1.696 penerima lanjutan.
Peningkatan jumlah penerima ini mencerminkan perluasan akses pendidikan tinggi bagi warga Jakarta. Namun, pemerintah menekankan bahwa perluasan akses tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab sosial para penerima dalam berkontribusi bagi masyarakat.
