Wujudkan Visi Ketahanan Pangan Nasional, Pemprov Banten Berkolaborasi dengan Swasta

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 22 April 2026 | 16:57 WIB
Pencanangan penanaman jagung di kawasan Maja, Lebak (SinPo.id/ Dok. Pemprov Banten)
Pencanangan penanaman jagung di kawasan Maja, Lebak (SinPo.id/ Dok. Pemprov Banten)

SinPo.id - Gubernur Banten, Andra Soni mencanangkan gerakan menanam jagung untuk lahan seluas ratusan hektare di Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak untuk para kelompok tani di daerah. Bibit berasal bantuan dari pemerintah provinsi (pemprov) Banten.

Pencanangan ini dilakukan agar Provinsi Banten menjadi daerah swasembada jagung dan menjadi produsen utama jagung nasional. 

"Hal ini sejalan dengan target swasembada pangan nasional dan memperkuat ketahanan pangan yang merupakan salah satu visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," kata Andra dalam keterangannya, Rabu, 22 April 2026.

Diharapkan melalui pencanangan penanaman jagung ini, suatu saat nanti Banten bisa menjadi sentra jagung. Minimal untuk kebutuhan industri dan pertanian di daerah sendiri. 

"Karena kebutuhan jagung masih sangat besar dibutuhkan di pasaran. Minimal untuk kebutuhan sendiri,” kata dia.

Andra Soni menegaskan, Provinsi Banten juga harus memperkuat pertanian maupun peternakan untuk memasok kebutuhan aglomerasi Jakarta. Kedekatan jarak Banten dengan wilayah aglomerasi bisa memangkas biaya angkutan atau logistik, sehingga bisa menjadi daya saing produk pertanian dan peternakan.

Andra Soni juga mengapresiasi atas pemanfaatan lahan kosong untuk tanam jagung dan pangan lainnya. Terima kasih kepada pemilik lahan yang telah memberikan izin lahannya untuk digunakan.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati, Wali Kota, serta para pengembang atau developer untuk pemanfaatan lahan-lahan kosong. 

“Yang bisa dikerjasamakan untuk dimanfaatkan dalam mendukung program Ketahanan Pangan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Sementara Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten, Oong Syahroni menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Gerakan Tanam Jagung. Menurutnya, hal tersebut merupakan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Dengan pemanfaatan lahan yang optimal dan dukungan semua pihak, kami optimistis Banten dapat menjadi salah satu daerah penopang utama ketahanan pangan nasional,” ujarnya. 

Humas PT Buyut Mekar Sakti (BMS), Andre Prihandono mengatakan, program gerakan tanam jagung yang bertujuan untuk mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional merupakan langkah akselerasi, antara visi Asta Cita Presiden Prabowo dengan seluruh jajaran hingga ke akar rumput. 

Pihaknya selaku perusahaan pengembang, berkomitmen untuk berkolaborasi dengan pemerintah demi mewujudkan ketahanan pangan nasional. 

“Kami berharap agar tidak telat mengantisipasi kemungkinan krisis pangan global. Langkah-langkah kolaborasi secara massif mesti dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut,” kata Andre.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI