Didukung PORDI hingga KONI, Turnamen Domino Nasional Siap Digelar di Surabaya

Laporan: Tio Pirnando
Jumat, 17 April 2026 | 19:27 WIB
Perwakilan HGI Ray dan Ketua Pengprov PORDI Jawa Timur, M Alyas. (SinPo.id/dok. Pribadi)
Perwakilan HGI Ray dan Ketua Pengprov PORDI Jawa Timur, M Alyas. (SinPo.id/dok. Pribadi)

SinPo.id - Sebuah turnamen domino nasional dengan hadiah ratusan juta siap digelar pada 18–19 April 2026 di Grand City Convention Hall, dengan tajuk Surabaya Domino Tournament. Turnamen ini menargetkan 1.536 peserta atau 768 pasangan dari berbagai daerah se-Indonesia.

Turnamen ini diinisiasi oleh Higgs Games Island (HGI) sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem domino yang lebih terstruktur di Indonesia.

Selama ini, domino kerap dipandang sebagai permainan rakyat tanpa standar kompetisi. Namun melalui ajang ini, domino didorong untuk sejajar dengan olahraga strategi lain seperti catur.

"Kami ingin domino naik kelas menjadi olahraga pikiran yang memiliki standar kompetisi yang jelas dan bisa berkembang hingga level nasional bahkan global," kata perwakilan HGI, Ray, dalam keterangannya, Jumat, 17 April 2026. 

Daya tarik utama turnamen ini juga terletak pada total hadiah yang disiapkan, yakni mencapai Rp200 juta.

Jumlah tersebut terbilang besar untuk kompetisi berbasis permainan, sekaligus menjadi bukti keseriusan dalam mengembangkan domino sebagai cabang olahraga profesional.

Ketua Pengprov PORDI Jawa Timur, M Alyas menambahkan, seluruh hadiah berasal dari sponsor, bukan dari biaya pendaftaran peserta.

"Seluruh pembiayaan, termasuk hadiah, disponsori oleh HGI. Secara syariah, biaya pendaftaran tidak digunakan untuk hadiah, melainkan hanya untuk mendukung operasional pelaksanaan," kata Alyas.

Penyelenggaraan turnamen ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari PB PORDI, PORDI Jawa Timur, KONI Jatim, IESPA Jatim, hingga pemerintah daerah.

Dengan skala nasional dan dukungan yang luas, turnamen ini menjadi salah satu langkah penting dalam mengubah citra domino di Indonesia menjadi olahraga yang lebih profesional dan kompetitif.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI