Ketua DPR: Cita-cita Jemaah Haji Jangan Tertunda karena Kendala Teknis

Laporan: Juven Martua Sitompul
Kamis, 16 April 2026 | 18:43 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani (SinPo.id/Galuh Ratnatika)
Ketua DPR RI Puan Maharani (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan agar pelaksanaan haji 2026 tidak terkendala teknis hingga 'merusak' cita-cita calon jemaah haji Indonesia. Pihak penyelenggara diminta memperhatikan penerbitan visa petugas haji hingga pendistribusian kartu nusuk.

"Jangan sampai apa yang menjadi keinginan atau cita-cita dari seluruh jemaah haji itu tertunda hanya karena hal-hal teknis," kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 16 April 2026.

Puan meminta para pemangku kepentingan terkait haji, terutama pemerintah, untuk bekerja sebaik-baiknya agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan calon jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini.

"DPR RI tentu saja siap untuk memfasilitasi, mengevaluasi, dan bekerja sama jangan sampai jemaah haji kemudian terlantar, tertunda, dan tidak bisa berangkat," katanya.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf memastikan persiapan layanan haji sudah hampir selesai jelang pemberangkatan kloter pertama jamaah yang rencananya dilakukan pada 22 April 2026.

"Kesiapan layanan haji hampir selesai 100 persen. Tahapan saat ini adalah pengecekan akhir seluruh layanan menjelang operasional haji," kata Irfan dikonfirmasi terpisah.

Menurut dia, sebanyak 177 hotel beserta 51 dapur di Makkah dan 100 hotel dan 23 dapur di Madinah telah disiapkan untuk akomodasi jamaah. Layanan kesehatan memadai juga disebut telah disiapkan dan disupervisi.

Selain itu, dia juga memastikan seluruh kartu nusuk sudah tiba di Indonesia dan diharapkan dapat dibagikan serta diaktifkan oleh calon jamaah haji saat berada di embarkasi Indonesia.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI