China Peringatkan AS: Jangan Campuri Urusan Kami di Selat Hormuz
SinPo.id - Ketegangan di Teluk Persia meningkat setelah Menteri Pertahanan Tiongkok, Laksamana Dong Jun, melayangkan peringatan keras kepada Amerika Serikat terkait blokade Selat Hormuz. Peringatan itu bertepatan dengan dimulainya operasi blokade angkatan laut AS pada Senin malam.
“Kami memiliki perjanjian perdagangan dan energi dengan Iran; kami berharap pihak lain tidak ikut campur dalam urusan kami,” tegas Dong Jun, menambahkan bahwa jalur vital tersebut tetap terbuka bagi Tiongkok.
Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang memasok hampir 40 persen kebutuhan minyak dan 30 persen LNG Tiongkok. Karena itu, Beijing mendorong tercapainya gencatan senjata demi menjamin keamanan pasokan energi.
Kementerian Luar Negeri Tiongkok menegaskan kembali dukungan terhadap penghentian konflik, menyebut bahwa “stabilitas dan kelancaran navigasi di Selat Hormuz adalah kepentingan bersama komunitas internasional.”

