Kesepakatan Perdamaian Tak Tercapai, Trump Ancam Blokade Selat Hormuz

Laporan: Galuh Ratnatika
Senin, 13 April 2026 | 08:39 WIB
Ilustrasi. Selat Hormuz. (SinPo.id/ABC)
Ilustrasi. Selat Hormuz. (SinPo.id/ABC)

SinPo.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengatakan Angkatan Laut AS akan segera mulai memblokade kapal yang memasuki atau meninggalkan Selat Hormuz, setelah pembicaraan gencatan senjata AS-Iran di Pakistan berakhir tanpa kesepakatan.

"Blokade tersebut akan melibatkan semua pelabuhan Iran, dimulai pada hari Senin pukul 10 pagi EDT, atau 17.30 di Iran, dan akan diberlakukan secara imparsial terhadap kapal dari semua negara," kata Komando Pusat AS mengumumkan, dilansir dari AP, Senin, 13 April 2026.

Namun, pihaknya mengatakan akan tetap mengizinkan kapal yang berlayar antar pelabuhan non-Iran untuk melintasi selat tersebut. 

Trump ingin melemahkan pengaruh Iran dalam perang setelah menuntut agar Iran membuka kembali selat tersebut untuk lalu lintas global di jalur air yang menjadi jalur strategis untuk pengiriman 20 persen minyak global sebelum pertempuran dimulai. 

Pasalnya, Iran sangat membatasi pelayaran melalui selat Hormuz. Tetapi lebih dari 40 kapal komersial telah melintasi selat tersebut sejak dimulainya gencatan senjata.

Namun, Garda Revolusi Iran kemudian mengatakan, selat tersebut tetap berada di bawah kendali penuh Iran dan terbuka untuk kapal non-militer, tetapi kapal militer akan mendapatkan tanggapan yang tegas.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI