Iran Klaim Kapal Perang AS Mundur dari Hormuz Usai Peringatan IRGC

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 13 April 2026 | 07:47 WIB
Peta Selat Hormuz. (SinPo.id/Wikimedia Commons)
Peta Selat Hormuz. (SinPo.id/Wikimedia Commons)

SinPo.id -  Ketegangan di Selat Hormuz kembali meningkat setelah Iran menayangkan rekaman yang diklaim menunjukkan kapal perang Amerika Serikat mundur usai mendapat peringatan dari Angkatan Laut Garda Revolusi Islam (IRGC).

Rekaman yang ditayangkan televisi pemerintah Iran (IRIB) memperlihatkan percakapan radio antara pasukan laut Iran dan sebuah kapal perusak AS. Dalam audio tersebut, terdengar peringatan keras agar kapal AS segera mengubah haluan.

“Kapal perang Angkatan Laut 121. Ini adalah stasiun Angkatan Laut Sepah (IRGC). Anda harus segera mengubah haluan dan kembali ke Samudra Hindia. Jika Anda tidak mematuhi perintah saya, Anda akan menjadi target,” ujar seorang prajurit IRGC dalam rekaman itu.

Iran mengklaim kapal AS akhirnya mundur setelah peringatan tersebut. Namun, pihak Amerika membantah, dengan menyatakan bahwa dua kapal perusak mereka berhasil menjalankan misi di Hormuz tanpa gangguan.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan pasca gagalnya perundingan damai AS-Iran di Islamabad dan pengumuman Presiden Donald Trump mengenai rencana blokade Selat Hormuz. Jalur vital ini sebelumnya menyalurkan sekitar 20 persen minyak dunia, namun kini menjadi pusat krisis energi global.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI