Mojtaba Khamenei Masih Pulih dari Serangan Udara, Pimpin via Audio Link

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 12 April 2026 | 05:33 WIB
Ilustrasi (Wawan Wiguna/SinPo.id)
Ilustrasi (Wawan Wiguna/SinPo.id)

SinPo.id -  Reuters melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, masih menjalani pemulihan setelah mengalami luka serius akibat serangan udara yang menewaskan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, pada awal perang dengan Amerika Serikat dan Israel. Tiga sumber dekat lingkaran dalam Khamenei menyebutkan bahwa wajahnya mengalami disfigurasi dan ia menderita cedera parah pada kaki, dengan dugaan kehilangan salah satu kaki.

Meski demikian, Khamenei yang berusia 56 tahun disebut tetap sadar penuh dan terlibat dalam pengambilan keputusan penting, termasuk terkait perang dan negosiasi dengan Washington. Ia berpartisipasi dalam rapat bersama pejabat senior melalui konferensi audio. Hingga kini, publik belum melihat foto, video, atau rekaman suara Khamenei sejak serangan udara pada 28 Februari lalu dan pengangkatannya sebagai pemimpin tertinggi pada 8 Maret.

Sumber intelijen AS menyebutkan bahwa Iran belum merilis detail resmi mengenai kondisi kesehatan Khamenei. CIA menolak berkomentar, sementara pejabat Israel menyatakan Iran masih memiliki ribuan rudal balistik meski sebagian besar fasilitas militernya rusak. Seorang analis dari Middle East Institute, Alex Vatanka, menilai bahwa meski Mojtaba dianggap sebagai penerus, ia membutuhkan waktu lama untuk memperoleh otoritas penuh seperti ayahnya. “Mojtaba akan menjadi salah satu suara, tapi bukan suara penentu,” ujarnya.

Salah satu sumber dekat lingkaran Khamenei menyebutkan bahwa kemungkinan gambar atau penampilan publik sang pemimpin baru akan dirilis dalam satu hingga dua bulan ke depan, tergantung kondisi kesehatan dan keamanan. Untuk saat ini, kepemimpinan Iran dijalankan secara terbatas melalui jalur komunikasi audio.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI