Pramono: Lebaran Betawi Perkuat Identitas

Laporan: Sigit Nuryadin
Sabtu, 11 April 2026 | 17:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (SinPo.id/ Dok. Pemprov DKI)

SinPo.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Sabtu, 11 April 2026. Acara yang digelar Majelis Kaum Betawi bersama Badan Musyawarah Betawi itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan pelestarian budaya Betawi.

Pramono mengatakan Lebaran Betawi bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang kebersamaan yang merefleksikan nilai sosial masyarakat Betawi. 

“Tradisi ini mengingatkan kita untuk terus memperkuat nilai budaya seperti saling memaafkan, berkunjung, hingga nyorog sebagai sarana mempererat hubungan antargenerasi,” kata Pramono di lokasi. 

Dia menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus mendukung penyelenggaraan Lebaran Betawi sebagai agenda berkelanjutan dengan Lapangan Banteng sebagai lokasi ikonik.

Pramono juga mengaitkan keberhasilan perayaan lintas budaya dengan peningkatan kualitas sosial warga. Ia menyebut Jakarta kini menjadi kota teraman kedua di ASEAN setelah Singapura, melampaui Bangkok, Manila, Kuala Lumpur, dan Hanoi. 

“Capaian ini tidak lepas dari kebersamaan dan persatuan warga,” tuturnya. 

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi Fauzi Bowo menilai Lebaran Betawi memiliki makna lebih luas daripada seremoni pasca-Idul Fitri. 

Tradisi ini, kata dia, menjadi pengingat penting untuk menjaga identitas budaya di tengah modernisasi Jakarta.

“Nilai silaturahmi, penghormatan kepada orang tua, dan gotong royong harus terus diwariskan. Generasi muda perlu dilibatkan agar tradisi ini tetap hidup,” kata Fauzi.

Dia juga menyoroti tradisi antaran sebagai simbol penghormatan kepada yang lebih tua, sejalan dengan tema memperkokoh persatuan dalam merawat tradisi menuju kota global.

 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI