WFH ASN Berdampak Turunkan Volume Kendaraan di Jakarta

Laporan: Firdausi
Sabtu, 11 April 2026 | 10:43 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin (SinPo.id/Dok.PMJ)
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin (SinPo.id/Dok.PMJ)

SinPo.id - Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat berdampak nyata terhadap penurunan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Jakarta.

"Ada pengurangan volume yang cukup signifikan saat WFH diterapkan (setiap Jumat)," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin kepada wartawan, Sabtu, 11 April 2026.

Berkat penerapan WFH setiap Jumat, dia mengakui bahwa beberapa ruas jalan seperti Jalan Jenderal Sudirman terpantau lancar. Padahal biasanya selalu terjadi kepadatan. Baik arus lalu lintas mengarah ke utara maupun ke selatan.

"Beberapa ruas jalan lain seperti Asia Afrika, Gerbang Pemuda, yang memang biasanya di Layang Ladokgi itu terjadi antrean yang cukup panjang, akses masuk Jakarta yang dari wilayah barat ke timur, memang terlihat meriah namun tidak sampai terjadi kepadatan," ucapnya.

Begitu pula dengan kondisi lalu lintas di Simpang Susun Semanggi, yang memang kepadatan yang biasa terjadi, namun tidak tampak. Antrean kendaraan yang biasa panjang, juga tidak terjadi.

"Antrean kendaraan yang panjang tidak terjadi di beberapa ruas jalan di Jakarta," ucapnya.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 3/SE/2026 yang mengatur pelaksanaan WFH setiap hari Jumat dengan proporsi 25-50 persen ASN.

Penerapan WFH dilakukan secara selektif berdasarkan karakteristik tugas masing-masing unit kerja, di mana pegawai wajib melakukan presensi daring dua kali dalam sehari, yaitu pada pukul 06.00-08.00 WIB dan 16.00-18.00 WIB.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI