Pemprov DKI Dorong Batik Betawi Go Global
SinPo.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menargetkan Batik Betawi khas Sukapura mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
Pernyataan itu disampaikan Rano saat peluncuran batik tersebut di Kampung Budaya Betawi Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.
Rano menilai pengembangan batik lokal tidak hanya berkaitan dengan pelestarian budaya, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi warga. Dia menyebut kegiatan membatik dapat menjadi sumber penghidupan masyarakat jika dibarengi dengan peningkatan keterampilan.
“Saya sangat bangga dan bahagia. Kegiatan membatik ini bisa menghidupi warga di sini. Karena itu, saya mengimbau agar pelatihan terus ditambah, termasuk pengembangan teknik seperti eco print agar semakin berkembang,” kata Rano dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu, 11 April 2026.
Dia menekankan, keberlanjutan program pelatihan menjadi kunci agar produk batik Betawi memiliki daya saing lebih luas. Pemprov DKI Jakarta, kata Pramono, akan mendukung penguatan kapasitas pengrajin sekaligus perbaikan fasilitas di kawasan budaya tersebut.
Menurut Rano, pengembangan budaya lokal harus berjalan seiring dengan ambisi Jakarta sebagai kota global. Ia mengingatkan, identitas budaya tidak boleh tergerus oleh modernisasi.
“Inisiatif seperti ini menjadi penting. Sebagai kota global, Jakarta tidak boleh melupakan akar budayanya. Justru dari kekayaan budaya itulah jati diri kota ini tumbuh dan diwariskan,” ujarnya.
Dia juga mengaitkan pengembangan batik Betawi dengan momentum menjelang 500 tahun Jakarta. Rano mendorong lahirnya motif-motif baru yang merepresentasikan perjalanan sejarah ibu kota.
Selain itu, Rano mengapresiasi keterlibatan warga, termasuk anak-anak, dalam kegiatan seni dan budaya. kata dia, pembinaan berkelanjutan dapat membuka peluang bagi generasi muda untuk tampil di ruang publik yang lebih luas.
“Ke depan, saya berharap Batik Betawi khas Sukapura ini tidak hanya dikenal di Jakarta, tetapi juga mampu menembus pasar nasional hingga internasional,” tandasnya.
