Kementerian UMKM Optimalkan MBG untuk Kerek Usaha Mikro Terdampak Bencana

Laporan: Tio Pirnando
Jumat, 10 April 2026 | 13:08 WIB
Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik. (SinPo.id/dok. Kemenumkm)
Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik. (SinPo.id/dok. Kemenumkm)

SinPo.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berupaya mempercepat pemulihan UMKM terdampak bencana di Sumatra melalui langkah strategis, salah satunya dengan memperkuat keterlibatan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Karena, dengan peningkatan jumlah dapur MBG, turut mendorong kebutuhan akan pemasok dari kalangan pengusaha UMKM

"Hal ini menuntut hadirnya pengusaha UMKM yang sehat, kuat, dan berdaya saing, dengan kemampuan menyediakan produk-produk berkualitas," kata Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik, Jumat, 10 April 2026. 

Dia menjelaskan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memulihkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing UMKM di wilayah terdampak bencana.

Pemerintah lantas mendorong setiap dapur MBG untuk menerapkan kebijakan afirmatif dalam proses pengadaan, dengan mengutamakan pembelian produk-produk lokal hasil pengusaha UMKM.

"Melalui workshop diharapkan lahir pengusaha UMKM unggul sebagai pemasok yang kuat dan berdaya saing, siap memenuhi kebutuhan dapur serta menjalin kerja sama dengan SPPG di seluruh Indonesia, khususnya di Sumatera Barat," kata Riza.

Riza berharap, ke depan pengusaha UMKM dapat mengambil peran yang lebih besar sebagai bagian penting dalam mendukung program strategis nasional, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

Untuk itu, diperlukan kolaborasi erat dan berkelanjutan antara Kementerian UMKM, Badan Gizi Nasional, serta pemerintah daerah dalam menyiapkan pengusaha UMKM yang berkualitas, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, pemenuhan standar keamanan pangan, hingga penguatan tata kelola usaha.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ekosistem MBG yang inklusif dan berkelanjutan, di mana pengusaha UMKM tidak hanya berperan sebagai pendukung, tetapi sebagai mitra strategis yang mampu menyediakan produk pangan yang aman, bergizi, dan berkualitas bagi masyarakat.

"Melalui sinergi antara dukungan afirmasi dan perluasan keterlibatan pengusaha UMKM dalam program MBG, diharapkan pengusaha UMKM terdampak bencana tidak hanya mampu bangkit, tetapi juga tumbuh secara berkelanjutan dan semakin berdaya saing," tukasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI