Iran Pertimbangkan Operasi Militer ke Israel, Gencatan Senjata Terancam
SinPo.id - Teheran tengah menilai kemungkinan melancarkan operasi militer terhadap Israel setelah negara itu dianggap melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan melakukan serangan besar ke Lebanon, Rabu 8 April 2026. Hal ini disampaikan oleh sumber militer kepada Fars News Agency, seperti dikutip AzerNEWS.
Sumber tersebut menekankan bahwa tindakan terbaru Israel menunjukkan Washington tidak mampu mengendalikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, atau bahkan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) telah memberikan persetujuan atas serangan ke Lebanon.
Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan berhasil menembak jatuh drone HERMES-900 milik Angkatan Udara Israel di wilayah udara Iran. IRGC memperingatkan bahwa setiap pelanggaran oleh pesawat asing akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata dan berjanji akan memberikan respons.
“Setiap intrusi pesawat musuh dianggap pelanggaran gencatan senjata, dan kami akan merespons,” tegas IRGC.
Perkembangan terbaru ini membuat kesepakatan gencatan senjata yang baru berjalan kurang dari sehari berada dalam posisi rapuh dan terancam gagal.
