China dan Pakistan Ancam Nuklir Israel Jika Serang Iran, Dunia di Ujung Krisis
SinPo.id - Dunia disebut berada di ambang “holocaust nuklir” setelah China dan Pakistan mengancam akan meluncurkan serangan nuklir terhadap Israel jika negara itu menggunakan senjata atom untuk menyerang Iran. Ancaman ini muncul di tengah kesepakatan gencatan senjata dua minggu yang dimediasi Pakistan antara Amerika Serikat dan Iran, menyusul konflik panjang di Selat Hormuz.
Aktivis sekaligus pendiri program The Young Turks, Cenk Uygur, memperingatkan dalam wawancara dengan Piers Morgan:
“China dan Pakistan mengatakan bahwa jika Israel mengebom Iran dengan nuklir, mereka akan mengebom Israel.”
Pernyataan ini menyusul kontroversi di televisi Israel, ketika jurnalis Shimon Riklin mengusulkan penggunaan bom neutron terhadap Iran. Riklin berkata:
“Mengapa kita tidak menggunakan yang disebut bom atom neutron di Iran? Itu jenis bom atom yang tidak merusak bangunan, tapi membunuh orang di mana-mana secara terbatas.”
Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, yang hadir dalam panel tersebut, hanya menanggapi dengan senyum dan tawa, sambil berkata:
“Saya anggota kabinet dalam, tanggung jawab saya sangat besar.”
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan penangguhan serangan selama dua minggu, setelah menerima permintaan dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Trump menulis di Truth Social:
“Berdasarkan percakapan dengan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Field Marshal Asim Munir, serta permintaan mereka agar saya menunda kekuatan destruktif yang akan dikirim malam ini ke Iran, saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu.”
Kesepakatan ini diharapkan memberi ruang bagi diplomasi untuk meredakan ketegangan, meski ancaman penggunaan senjata nuklir membuat situasi tetap genting.

