Tim Penyelamat Israel Cari Korban Hilang Usai Serangan Rudal Iran di Haifa
SinPo.id - Petugas pemadam kebakaran Israel tengah mencari tiga orang yang dilaporkan hilang setelah sebuah rudal Iran menghantam bangunan hunian bertingkat tujuh di kota Haifa, Minggu 5 April 2026. Serangan tersebut menyebabkan empat orang terluka, termasuk seorang pria lanjut usia dalam kondisi serius.
Juru bicara militer Israel mengatakan: “Bangunan itu terkena hantaman langsung rudal yang ditembakkan dari Iran.”
Layanan darurat Magen David Adom (MDA) menambahkan: “Empat orang terluka ketika bangunan terkena hantaman langsung. Seorang pria berusia 82 tahun mengalami luka serius akibat benda berat dan ledakan, sementara tiga lainnya mengalami luka akibat serpihan.”
MDA juga melaporkan seorang bayi berusia 10 bulan mengalami cedera di kepala. Seorang paramedis, Shevach Rothenshtrych, mengatakan: “Korban berusia 82 tahun berhasil diselamatkan setelah tim pertama kami memindahkan potongan beton besar dengan tangan.”
Rekaman AFP menunjukkan tim penyelamat menggunakan senter untuk mencari korban di antara puing-puing dan blok beton yang berserakan. Puluhan anggota keamanan dan tim penyelamat dikerahkan di lokasi.
Militer Israel menyebut lima gelombang rudal ditembakkan dari Iran pada Minggu sore, dan sistem pertahanan udara berusaha mencegat ancaman tersebut. Iran diketahui menembakkan rudal setiap hari sejak 28 Februari, sebagai balasan atas serangan udara gabungan AS-Israel yang menewaskan sejumlah pemimpin senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Sejak awal konflik, serangan udara Israel dan AS telah menargetkan fasilitas produksi rudal serta sejumlah instalasi nuklir Iran.

