IDF Akui Tidak Tahu Jumlah Rudal Balistik Iran yang Tersisa
SinPo.id - Sumber militer Israel (IDF) mengakui bahwa mereka tidak benar-benar mengetahui berapa jumlah rudal balistik yang masih dimiliki Iran. Meski sebagian besar perkiraan menyebut Iran hanya memiliki beberapa ratus rudal dari total awal sekitar 2.500, laporan lain menyebut jumlahnya bisa lebih dari 1.000.
Channel 12 sebelumnya mengutip pernyataan Kolonel Angkatan Udara IDF “T” yang mengatakan Republik Islam Iran masih memiliki lebih dari 1.000 rudal balistik, bertentangan dengan perkiraan IDF sebelumnya. Kepada The Jerusalem Post, sumber IDF menegaskan: “Tidak ada yang benar-benar tahu pasti.”
Pertanyaan terbuka lainnya adalah berapa banyak rudal yang bisa diselamatkan setelah serangan Israel. Sebagian rudal tertimbun reruntuhan, namun menurut sumber asing, Iran memiliki tim khusus dengan buldoser yang mampu membuka silo rudal dalam waktu kurang dari sehari. Hal ini berarti rudal tersebut masih bisa digunakan, baik jangka panjang maupun jangka pendek.
Selain itu, IDF juga belum memiliki data pasti mengenai jumlah peluncur rudal Iran yang hancur. Perkiraan rata-rata menyebut sekitar 50 persen peluncur telah dihancurkan, sementara sisanya tertimbun dan untuk sementara tidak dapat digunakan.
Meski ada klaim bahwa kemampuan rudal Iran telah berkurang hingga 90 persen, laju serangan rudal Iran kadang kembali meningkat. Secara umum, jumlah peluncuran rudal Iran menurun menjadi kurang dari 20 per hari sejak hari keempat perang, dan semakin menurun dalam beberapa pekan terakhir.
Israel mencatat Iran telah menembakkan lebih dari 500 rudal ke wilayahnya, sementara negara-negara Teluk melaporkan sekitar 1.300 rudal ditembakkan ke arah mereka. Dengan asumsi IDF menghancurkan beberapa ratus rudal, Iran diperkirakan hanya memiliki beberapa ratus rudal tersisa. Namun, ada kemungkinan IDF meremehkan jumlah awal rudal Iran, sebagaimana pernah terjadi pada Juni 2025 ketika perkiraan awal 2.500 rudal direvisi menjadi 3.000.
