Trump Perpanjang Tenggat Iran Buka Selat Hormuz, Dikritik Sebagai Langkah 'Putus Asa'

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 06 April 2026 | 04:54 WIB
Selat Hormuz
Selat Hormuz

SinPo.id -  Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memperpanjang tenggat waktu bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, kali ini hingga Selasa malam 7 April 2026 pukul 20.00 waktu Eastern. Perpanjangan ini memicu kritik luas dan dianggap sebagai tanda “keputusasaan” oleh para pengamat.

Dalam unggahan di Truth Social, Trump hanya menulis: “Selasa, 8:00 P.M. Eastern Time!” tanpa penjelasan lebih lanjut. Meski minim konteks, banyak jurnalis menafsirkan bahwa itu adalah tenggat baru bagi Iran untuk membuka jalur vital perdagangan minyak dunia tersebut.

Jurnalis sekaligus profesor Adam Cochran menulis di X: “Alasan keputusasaan ini adalah Iran sedang memanggil gertakannya. Dia terjebak antara blunder militer yang putus asa, dan terlihat lemah sebagai TACO (Trump Always Chickens Out).”

Sebelumnya, Trump telah beberapa kali memperpanjang tenggat. Awalnya ia memberi waktu 48 jam, lalu menambah lima hari, dan kembali memperpanjang lima hari lagi hingga Senin. Kini, tenggat itu diperpanjang untuk ketiga kalinya.

Dalam pesan Paskah yang penuh kata-kata kasar, Trump menulis: “Buka selat sialan itu, kalian bajingan gila,” sambil mengejutkan publik dengan menambahkan kalimat “Puji syukur kepada Allah.”

Pengamat geopolitik Ali Ahmadi menilai Trump tidak punya banyak pilihan. “Saya mengerti mengapa sebagian orang menganggap dia akan TACO lagi. Tapi pada titik ini tidak ada yang bisa dia lakukan selain membom dan pergi. Iran tidak akan menyerah. Dia tidak akan memberi sedikit pun. Tidak ada lagi opsi militer yang masuk akal. Saya pikir militer sudah membujuknya untuk tidak melakukan invasi darat yang gila itu,” tulisnya di X.

Langkah Trump ini semakin menambah ketegangan di kawasan, sementara Iran tetap menolak tuntutan AS untuk membuka kembali Selat Hormuz yang telah diblokade sejak dimulainya kampanye serangan udara AS-Israel pada 28 Februari lalu.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI