Tanggapi Kritik JK soal WFH, Andre Rosiade Tegaskan Pemerintah Punya Perhitungan

Laporan: Tio Pirnando
Sabtu, 04 April 2026 | 12:36 WIB
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade. (SinPo.id/Galuh Ratnatika)

SinPo.id - Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Andre Rosiade memastikan, kritikan dari mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengenai efektivitas kebijakan work from home (WFH) terhadap penghematan bahan bakar minyak (BBM), merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Menurutnya, Presiden RI Prabowo Subianto sangat terbuka menerima kritikan masyarakat. 

"Pemerintahan Pak Prabowo, Presiden Prabowo kan sangat terbuka terhadap masukan maupun kritik masyarakat. Dan inilah indahnya demokrasi," kata Andre di kawasan Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten, Sabtu, 4 April 2026. 

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini meyakini, pemerintah dalam setiap membuat kebijakan pasti terlebih dahulu melakukan kajian secara komprehensif. Dalam kajian pemerintah tersebut, jika kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sehari dalam sepekan diterapkan, maka akan menghemat BBM yang biasa dikonsumsi kendaraan mereka untuk bekerja. 

Dengan demikian, stok BBM pun juga tetap terjaga di tengah eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang semakin tidak menentu. 

"Pemerintah sudah punya hitung-hitungan. Kalau kita melakukan WFH, otomatis akan ada penghematan konsumsi BBM, otomatis penghematan konsumsi energi kita, dan ini membantu menjaga stok cadangan BBM kita," ucapnya. 

Kendati demikian, Andre menilai, kritikan dari JK tersebut harus tetap dihargai. "Masukan dan kritikan dari Pak JK tentu sangat kita hargai. Tapi sekali lagi, keputusan yang diambil oleh pemerintah tentu sudah melalui kajian, sehingga ini yang pemerintah akhirnya mengambil keputusan ini," tukasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI