Polisi Beberkan Kronologi Insiden Empat Pekerja Proyek Tewas di Jakarta Selatan
SinPo.id - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengungkap kronologi tewasnya empat pekerja proyek bangunan bertingkat berlokasi di Jalan TB Simatupang pada Jumat, 3 April 2026 sekira pukul 10.00 WIB.
Peristiwa itu berawal, ketika para pekerja sedang membersihkan dan menguras penampungan air yang berada di lokasi proyek. Saat penutup dibuka, salah satu pekerja terjatuh ke dalam lubang. Rekan kerja yang mencoba menolong tanpa alat keselamatan kemudian ikut terjatuh.
"Korban terjatuh dalam lubang geloteng dan sempat ditolong oleh rekan kerjanya tapi tidak menggunakan perlengkapan safety," kata Budi, Sabtu, 4 April 2026.
Rekan korban yang membantu merasa tidak kuat saat mencoba mengevakuasi rekannya yang terjatuh, ditambah lagi dengan hawa panas di sekitar geloteng yang menyebabkan para korban sesak nafas.
"Saat evakuasi, saksi merasakan kondisi di sekitar lokasi pengap dan panas,” ujarnya.
Singkat cerita, para korban berhasil dievakuasi dari dalam bak penampungan air tersebut, kemudian dilarikan ke RS Pasar Rebo. Namun, setibanya di RS, 4 orang dinyatakan telah meninggal dunia.
Sementara itu, tiga pekerja lainnya, yakni berinisial U (41), AJ (37), dan S (63) mengalami sesak napas dan saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.
"Empat orang dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit. Sementara korban selamat masih menjalani perawatan," ucapnya.
Saat ini penyidik tengah mendalami apakah ada unsur kelalaian atau pelanggaran terhadap standar keselamatan kerja (K3) di area proyek tersebut. Pihaknya juga akan terus mengawal penuntasan kasus ini secara profesional guna mendalami penyebab pasti tragedi tersebut.
"Kami juga melakukan penyelidikan intensif terkait unsur kelalaian maupun kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja yang diterapkan di area proyek tersebut," terangnya.
