Legislator Dorong TKDN Industri Otomotif, Kurangi Ketergantungan Impor

Laporan: Galuh Ratnatika
Jumat, 03 April 2026 | 10:39 WIB
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay. (SinPo.id/Dok. DPR RI)
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay. (SinPo.id/Dok. DPR RI)

SinPo.id - Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menegaskan pentingnya peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam industri otomotif, serta mengurangi dominasi perakitan dengan komponen impor.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan dengan tujuan memperluas dan mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Kalau semua kebutuhan sudah bisa diproduksi di dalam negeri, maka tenaga kerja yang diserap akan semakin banyak," kata Saleh, dalam keterangan persnya, dikutip Jumat, 3 April 2026.

Ia pun menyambut baik rencana perusahaan untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur. Karsna langkah tersebut dinilai akan membuka peluang kerja yang lebih luas, terutama bagi masyarakat lokal di kawasan industri.

“Dengan perekrutan tenaga kerja lokal, tentu ada nilai tambah bagi masyarakat di sekitar kawasan industri,” ungkapnya.

Saleh juga menekankan pentingnya kolaborasi antara industri dan pemerintah dalam mengembangkan energi alternatif di sektor transportasi, khususnya energi listrik. Karena di tengah kebutuhan energi baru terbarukan, produk motor listrik menjadi salah satu inovasi yang patut didorong.

Oleh sebab itu, kata Saleh, Komisi VII DPR RI akan terus melakukan pengawasan terhadap investasi dan aktivitas industri, agar berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI