Sepak Bola Italia Krisis: Presiden FIGC dan Buffon Mundur, Gattuso Terancam Dicopot

Laporan: Tim Redaksi
Jumat, 03 April 2026 | 05:22 WIB
Timnas Italia. (SinPo.id/FIGC)
Timnas Italia. (SinPo.id/FIGC)

SinPo.id -  Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Gabriele Gravina resmi mengundurkan diri pada Kamis 2 April 2026 setelah tim nasional Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut.

Keputusan Gravina segera diikuti oleh Gianluigi Buffon, yang mundur dari posisinya sebagai kepala delegasi tim nasional. Langkah ini diperkirakan akan membuka jalan bagi pencopotan pelatih Italia, Gennaro Gattuso.

Menteri Olahraga Italia Andrea Abodi menegaskan perlunya perubahan besar dalam kepemimpinan sepak bola nasional. “Sudah jelas bagi semua orang bahwa sepak bola Italia perlu dibenahi, dan proses itu harus dimulai dengan kepemimpinan baru di FIGC,” ujarnya pada Rabu 1 April 2026

Italia kehilangan peluang tampil di Piala Dunia 2026 di Amerika Utara setelah kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina dalam laga playoff. Kekalahan ini menambah deretan kegagalan setelah sebelumnya tersingkir oleh Swedia dan Makedonia Utara di babak kualifikasi Piala Dunia.

Buffon, legenda Italia dengan 176 penampilan dan anggota skuad juara dunia 2006, mengatakan, “Sudah sepatutnya saya memberi kebebasan kepada penerus saya untuk memilih siapa yang akan menggantikan saya. Mewakili tim nasional adalah kehormatan dan hasrat yang saya bawa sejak kecil.”

Gravina, yang memimpin FIGC sejak 2018, sempat membawa Italia meraih trofi Euro 2021. Namun, kegagalan berulang di Piala Dunia membuat posisinya semakin tertekan. Presiden asosiasi pelatih Renzo Ulivieri menilai, “Sepak bola Italia sudah bermasalah sejak 2006.” Sementara Presiden asosiasi pemain Umberto Calcagno menekankan, “Perubahan cepat harus dilakukan.”

Pemilihan presiden FIGC baru dijadwalkan pada 22 Juni mendatang. Gravina juga akan menghadiri sidang parlemen pekan depan untuk membahas “kesejahteraan sepak bola Italia.”

Nama-nama besar seperti Roberto Mancini, Simone Inzaghi, Antonio Conte, dan Massimiliano Allegri disebut-sebut sebagai kandidat pengganti Gattuso.

Selain membenahi tim nasional, kepemimpinan baru FIGC juga akan menghadapi tantangan besar menyiapkan stadion Italia untuk menjadi tuan rumah bersama Turki di Euro 2032. Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengingatkan, “Saya berharap infrastrukturnya siap. Jika tidak, turnamen tidak akan dimainkan di Italia.”

BERITALAINNYA
BERITATERKINI