Steve Bannon Desak Putra Netanyahu Didepak dari AS dan Dikirim ke Garis Depan Perang Iran

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 01 April 2026 | 06:55 WIB
Rudal (APA)
Rudal (APA)

SinPo.id -  Steve Bannon, mantan penasihat Presiden AS Donald Trump, melontarkan kritik keras terhadap putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu. Ia menyerukan agar Yair segera diusir dari Amerika Serikat dan dikirim ke garis depan perang melawan Iran.

Berbicara di layanan streaming sayap kanan Real America’s Voice, Bannon mempertanyakan mengapa Yair berlibur di Miami sementara serangan udara AS-Israel terhadap Iran terus berlangsung. “Anak Netanyahu ada di Miami, usir dia besok. Di mana DHS saat dibutuhkan? Kembalikan dia ke sana. Kenakan seragam padanya. Biarkan dia berada di gelombang pertama,” kata Bannon, merujuk pada Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS).

Bannon juga memperluas kritiknya kepada para pangeran dari negara-negara Teluk Arab yang bersekutu dengan Washington. Ia menilai mereka seharusnya juga diusir dari kota-kota besar seperti London dan dikirim bertempur di Teluk, terutama setelah muncul indikasi AS akan melancarkan operasi darat.

Diketahui, baik Yair maupun Avner Netanyahu belum menyelesaikan wajib militer Israel meski keduanya sudah cukup umur. Hal ini semakin memicu sorotan publik.

Sejak 28 Februari, AS dan Israel telah melancarkan serangan udara ke Iran yang menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Iran membalas dengan serangan drone dan rudal ke Israel, Yordania, Irak, serta negara Teluk yang menampung aset militer AS. Serangan balasan tersebut menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta mengganggu pasar global dan penerbangan internasional.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI