Temui Pejabat Saudi, Dahnil Bahas Antisipasi Kenaikan Biaya Penerbangan Haji 2026

Laporan: Tio Pirnando
Selasa, 31 Maret 2026 | 14:43 WIB
Wamenhaj Dahnil meninjau kesiapan layanan haji 2026. (SinPo.id/dok. Kemenhaj)
Wamenhaj Dahnil meninjau kesiapan layanan haji 2026. (SinPo.id/dok. Kemenhaj)

SinPo.id - Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menemui Wamenhaj Arab Saudi, Abdulfattah bin Sulaiman Mashat, di Madinah, dalam rangka membahas potensi kenaikan harga bahan bakar yang dapat berdampak pada biaya penerbangan jemaah haji.     Kemenhajl menekankan keselamatan jemaah tetap menjadi prioritas utama.

"Keselamatan jemaah menjadi prioritas utama, terutama terkait keamanan penerbangan dan ketersediaan logistik pangan. Kenaikan harga bahan bakar perlu menjadi perhatian bersama, sehingga kedua negara dapat mengantisipasi agar layanan penerbangan tetap optimal," kata Dahnil dalam keterangannya, Selasa, 31 Maret 2025. 

Dahnil menegaskan, pemerintah Indonesia akan mengambil langkah mitigasi untuk menjaga kualitas layanan. Baik dari sisi transportasi maupun konsumsi jemaah haji selama di Tanah Suci.

Ia juga menyampaikan bahwa perhatian Presiden Prabowo Subianto tetap berfokus pada keselamatan jemaah haji dengan dua aspek utama, yakni keamanan penerbangan dan kesiapan logistik pangan.

Selain itu, berdasarkan hasil peninjauannya ke sejumlah dapur katering di Arab Saudi, Dahnil memastikan, pentingnya menjaga ketersediaan bahan pangan. Ia mendorong agar dapur-dapur penyedia makanan memiliki cadangan bahan baku hingga tiga bulan, termasuk makanan siap saji untuk berbagai kondisi darurat.

"Langkah ini diharapkan mampu menjamin kenyamanan dan kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, " tukasnya. 

BERITALAINNYA
BERITATERKINI