Tiga Jurnalis Tewas dalam Serangan Udara Israel di Lebanon
SinPo.id - Tiga jurnalis tewas dalam serangan udara Israel di Lebanon. Ketiganya terkonfirmasi merupakan jurnalis televisi dan merupakan warga Lebanon.
Mereka menjadi target serangan Israel saat sedang bepergian dengan mobil di wilayah Jezzine, tepat setelah melakukan laporan langsung dari Lebanon Selatan.
Adapun ketiganya diidentifikasi sebagai Fatima Ftouni seorang reporter Al Mayadeen, Ali Shoaib seorang koresponden Al Manar, dan saudara laki-laki Ftouni Mohammed Ftouni, yang menjadi juru kamera.
Al Manar menggambarkan Mr. Shoaib sebagai ikon pelaporan perlawanan, sementara Al Mayadeen mengatakan Fatima Ftouni sebagai yang berani dan objektif. Keduanya sangat dikenal di Lebanon.
Menanggapi hal itu, Presiden Lebanon Joseph Aoun mengatakan, serangan terhadap para jurnalis adalah kejahatan perang.
"Kami mengutuk keras agresi ini dan menuntut agar semua badan internasional mengambil tindakan untuk menghentikan apa yang terjadi di tanah kami," kata Aoun, dilansir dari Sky News, Minggu, 29 Maret 2026.
"Dan kami kembali menyampaikan belasungkawa kami kepada keluarga para martir dan kepada komunitas jurnalis dan media di Lebanon," imbuhnya.
