Yaman: Serangan Rudal Houthi ke Israel Ancaman bagi Keamanan Nasional
SinPo.id - Pemerintah Yaman mengeluarkan peringatan keras atas intervensi militer kelompok Houthi yang mendukung Iran di tengah konflik regional yang terus memanas. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui Kantor Berita Saba, pemerintah menegaskan bahwa langkah Houthi membawa “konsekuensi serius” bagi keamanan nasional, rantai pasokan, serta harga pangan dan energi.
Pernyataan itu muncul setelah Houthi mengumumkan serangan rudal balistik pertama mereka ke target militer di Israel bagian selatan pada Sabtu pagi. Pemerintah Yaman menegaskan bahwa keputusan perang dan damai adalah hak eksklusif negara dan lembaga konstitusionalnya. “Setiap tindakan militer di luar kerangka ini adalah agresi ilegal, dengan tanggung jawab penuh ditanggung oleh pelaku dan pendukungnya,” tegas pemerintah.
Pemerintah juga menekankan komitmen untuk melindungi warga sipil, menjaga kedaulatan nasional, dan mencegah Yaman dijadikan alat ancaman bagi keamanan regional maupun internasional. Dunia internasional diminta mengambil sikap tegas terhadap pelanggaran Iran atas kedaulatan Yaman serta memberikan tekanan maksimal kepada milisi Houthi.
Serangan Houthi terjadi di tengah ofensif udara AS dan Israel terhadap Iran yang dimulai sejak 28 Februari, menewaskan lebih dari 1.340 orang termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Iran membalas dengan serangan drone dan rudal ke Israel, Yordania, Irak, serta negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS, menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada pasar global dan penerbangan internasional.
Pemerintah Yaman menutup pernyataannya dengan menyerukan dukungan internasional terhadap upaya memperkuat otoritas negara di seluruh wilayah nasional, demi mencegah krisis lebih lanjut.
