Turis Domestik hingga Asing Antusias Kunjungi IKN saat Libur Lebaran, Ekonomi UMKM Bergeliat

Laporan: Tim Redaksi
Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:36 WIB
Turis Domestik hingga Asing Antusias Kunjungi IKN saat Libur Lebaran (SinPo.id/Bakom RI)
Turis Domestik hingga Asing Antusias Kunjungi IKN saat Libur Lebaran (SinPo.id/Bakom RI)

SinPo.id - Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur ramai dikunjungi turis domestik dan asing di momentum libur Idulfitri 2026. Tingginya antusiasme masyarakat yang berkunjung ini turut mendorong geliat aktivitas ekonomi, khususnya pake pelaku usaha UMKM dan usaha lainnya.

“Arus kunjungan masyarakat yang datang untuk melihat langsung progres pembangunan tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga menguatkan aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM. Kami melihat bagaimana kunjungan masyarakat ke IKN telah mendorong peningkatan pendapatan masyarakat setempat,” ujar Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw, di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Sabtu, 28 Maret 2026.

Troy menjelaskan Otorita IKN menyiapkan fasilitas lengkap dan nyaman bagi masyarakat yang berkunjung. Beragam sarana dan aktivitas menarik tersedia untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus informatif.

Di sepanjang Plaza Seremoni KIPP, pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan kuliner. Mulai dari restoran, kafe, mini market, hingga tenda dan kedai UMKM yang menyajikan aneka penganan ringan, makanan, dan minuman.

Tak hanya itu, juga ada panggung hiburan di Nusantara Park yang menampilkan pertunjukan musik dan tarian sepanjang sore hingga petang hari. Bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih jauh tentang IKN, dapat mengunjungi Nusantara Information Center atau Pusat Informasi Nusantara di gedung Sentra Massa. Di dalamnya terdapat mini teater yang memutar video perjalanan progres pembangunan IKN, pusat kendali mini dengan monitor cuaca, kondisi alam, dan lalu lintas, serta maket bangunan di sekitar Plaza Seremoni. 

“Tidak hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan, IKN juga kami hadirkan sebagai ruang publik yang inklusif dan edukatif bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Troy.

Troy menjelaskan antusiasme masyarakat untuk melihat langsung perkembangan IKN terus meningkat sepanjang libur lebaran. Otorita IKN mencatat hingga 24 Maret 2026 saja, jumlah kendaraan yang memasuki kawasan IKN mencapai 30.544 kendaraan dengan jumlah pengunjung sebanyak 143.126 orang.

Salah satu turis mancanegara asal Taiwan, Snow, mengungkapkan kekagumannya terhadap IKN dan bahkan berharap suatu hari dapat bermukim di sana.

“Di masa depan, Nusantara akan menjadi Ibu Kota Negara. Saya melihat di sini banyak sekali perayaan Idulfitri. Saya ingin sekali pindah ke sini ketika Nusantara sudah benar-benar menjadi Ibu Kota Negara,” ujar Snow.

Masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia juga turut merasakan kesan mendalam saat berkunjung ke IKN. Salah satunya Florensia, warga Banjarmasin, yang mengaku terkesan dengan konsep pembangunan berkelanjutan di Nusantara.

“Ketika masuk ke IKN, saya sangat kagum karena bangunannya green building semua. Rasanya seperti tidak lagi berada di Kalimantan karena sangat eco-friendly. Semoga IKN terus berkembang dan tidak kalah dengan kota-kota di Pulau Jawa,” ujar Florensia.

Bertalian dengan itu, pelaku UMKM pun mengalami peningkatan omzet selama periode libur Lebaran. Kevin, pedagang dari Rumah Makan Global yang berjualan makanan dan minuman di area glamping menyebut penjualannya meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung.

“Awalnya kami memulai dengan omzet sekitar Rp1 juta per hari. Namun, melihat tingginya antusiasme pengunjung, kami meningkatkan kualitas dan jumlah produk, sehingga omzet kini bisa melampaui Rp1 juta per hari,” kata Kevin.

Hal serupa disampaikan Nita dari Café Sepaku Empat. Ia mengatakan penjualan meningkat signifikan pada hari-hari awal Lebaran.

“Awalnya omzet sekitar Rp1,8 juta per hari. Namun, selama Lebaran hari pertama hingga ketiga, omzet meningkat signifikan menjadi sekitar Rp10 juta sampai Rp15 juta per hari,” ujarnya.

Wahyu, penjual dawet ayu “Bang Brewok” yang berjualan di area Plaza Seremoni juga mencatat peningkatan penjualan dagangannya. “Omzet penjualan itu sekitar Rp10 sampai Rp12 juta per hari,” kata dia.

Sementara itu, Dina, pelaku UMKM souvenir Nusantara, menyebutkan omzet meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa, terutama dari penjualan baju Nusantara.

Troy pun menyampaikan penghargaan atas keikutsertaan para pelaku usaha dalam meramaikan momentum libur Lebaran di IKN. Menurutnya, peningkatan omzet para pelaku usaha ini tak sekadar berkah musiman.

“Namun juga menandai optimisme berusaha dan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara. Kami mengajak masyarakat untuk jangan ragu-ragu memulai usaha dan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara," kata dia.

BERITALAINNYA
BERITATERKINI